Laporkan Masalah

Konsekuensi Yuridis Terkait Perjanjian Kawin (prenuptial agreement) yang dibuat secara Notariil dan Dibawah Tangan

RADEZA OKTAZIELA, RA Antari Innaka T, SH, M.Hum

2019 | Tesis | MAGISTER KENOTARIATAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manfaat Perjanjian Kawin terhadap suami istri yang dibuat secara Notariil dan Dibawah tangan dikaitkan UUP serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69 Tahun 2015. Hal ini sangat menarik untuk dikaji karena Perjanjian Kawin tidak diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji tentang Akibat hukum yang ditimbulkan oleh Perjanjian Kawin tersebut yang dibuat secara Notariil dan Dibawah tangan Jenis penelitian ini yaitu normatif empiris yang didukung dengan menggunakan wawancara guna mendapatkan data dalam penelitian ini. Metode Normatif digunakan untuk menganalisis berbagai peraturan perundang-undangan terkait dengan Perjanjian Kawin. Pengumpulan data pendukung dilakukan dengan melakukan wawancara dengan beberapa narasumber mengenai Manfaat Perjanjian Kawin terhadap suami istri yang dibuat secara Notariil dan Dibawah tangan dikaitkan UUP serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69 Tahun 2015, dan kemudian menghubungkan norma hukum yang berlaku. Hasil penelitian ini menemukan bahwa banyaknya manfaat perjanjian kawin yang dibuat secara notariil dibandingkan dibuat di bawah tangan. Salah satunya, menjamin kepastian hukum bagi pihak ketiga. Akibat yang ditimbulkan apabila dibuatnya perjanjian kawin adalah adanya perubahan dalam kedudukan harta suami istri yang semula merupakan harta bersama menjadi harta pribadi sesuai yang disepakati suami dan istri tersebut.

This research aims to find out the benefits of the marriage agreement to husband and wife made in a notary and under the hand associated with UUP and the decision of the Constitutional Court Number 69 of 2015. This is very interesting to study because the Marriage Agreement is not clearly regulated in Law about marriage. In addition, this study also examines the legal consequences caused by the Marriage Agreement which is made in a notary and underhanded manner. This type of research is empirical normative supported by using interviews to obtain data in this study. The Normative Method is used to analyze various laws and regulations related to the Marriage Agreement. The collection of supporting data is carried out by conducting interviews with several speakers regarding the benefits of the marriage agreement to husband and wife made in a notary manner and under the hand associated with the UUP and the decision of the Constitutional Court Number 69 of 2015, and then connecting the applicable legal norms. The results of this study found that the many benefits of mating agreements made notarial compared to those made under the hand. One of them is guaranteeing legal certainty for third parties. The consequence if the marriage agreement is made is a change in the position of the husband and wife's property which was originally a joint asset into a personal property as agreed by the husband and wife.

Kata Kunci : Perjanjian Kawin, Akta Notariil, Perjanjian Bawah Tangan

  1. S2-2019-387932-abstract.pdf  
  2. S2-2019-387932-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-387932-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-387932-title.pdf