Analisis Pengendalian Persediaan Produk Darah Pada Unit Pelayanan Bank Darah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta
ROZAR RAYENDRA, Bertha Maya Sopha, S.T., M.Sc., Ph.D.
2019 | Tesis | MAGISTER TEKNIK INDUSTRIRantai pasok darah merupakan sistem kompleks yang melibatkan parameter berbeda yang saling berhubungan dan berbagai pemangku kepentingan seperti rumah sakit, bank darah dan donor. Kantong darah merupakan faktor yang sangat penting dalam rantai pasok darah yang memiliki masa kadaluarsa setiap jenis darahnya yang akibatnya jika mengalami pengelolaan persediaannya kurang bagus dan menyebabkan stockout, itu akan berakibat fatal berupa kematian. Penelitian ini adalah BDRS PKU Muhammadiyah dimana BDRS ini sering sekali melakukan permintaan kantong darah ke PMI kota Yogyakarta setiap hari tanpa terjadwal, tidak mengetahui batas ketetapan dalam pemesanan jumlah kantong darah dan bisa dikatakan bahwa tidak adanya ketetapan dalam waktu pemesanan kembali kantong darah sehingga mengakibatkan tingkat pemenuhan permintaan darahnya rendah dan terjadi stockout kantong darah. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu continuous review policy dan periodic review policy dengan mensimulasikan data historis dari model aktual kemudian membandingkan model simulasi dengan model aktual. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa BDRS PKU Muhammadiyah dapat mengontrol persediaan darah dengan metode continuous review policy yang dapat menurunkan resiko persentase tidak dapat memenuhi permintaan dan jumlah stockout kantong darah tiap harinya dengan selalu memonitoring siklus rantai pasoknya.
The blood supply chain is a complex system that involves different, interrelated parameters and various stakeholders such as hospitals, blood banks and donors. Blood bags are a very important factor in the blood supply chain which has an expiration period for each type of blood that results if it experiences poor supply management and causes stockout, it will be fatal in the form of death. This research is BDRS PKU Muhammadiyah where BDRS often requests blood bags to Yogyakarta PMI every day without being scheduled, does not know the limits on the ordering of the number of blood bags and it can be said that there is no provision in the time of re-ordering blood bags so as to result in the level of fulfillment blood demand is low and blood bag stockout occurs. This study uses two methods, namely continuous review policy and periodic review policy by simulating historical data from the actual model then comparing the simulation model with the actual model. The results of this study show that the PKU Muhammadiyah BDRS can control blood supply with the continuous review policy method that can reduce the percentage risk of not being able to meet the demand and the amount of blood bag stockout every day by always monitoring the supply chain cycle.
Kata Kunci : Kata kunci: Rantai pasok darah, continuous review policy, periodic review policy, stockout, kadaluarsa, model aktual.