Partisipasi Pemuda pada Pelaksanaan Haul Majelis Zikir Al-Khidmah dalam Membangun Karakter dan Implikasinya terhadap Ketahanan Pribadi Studi di Pondok Pesantren Assalafi Al-Fitrah Kedinding Surabaya
M FERDI RAIHAN PUTRA, Drs. Fathul Himam, M.Psi, M.A., Ph.D
2019 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONALTujuan penelitian ini adalah bagaimana melihat proses pembangunan karakter pemuda yang berpartisipasi dalam kegiatan haul mejlis zikir Al-Khidmah serta melihat dan mengetahui implikasinya terhadap ketahanan pribadi pemuda yang memiliki persoalan persoialan terkini terkait, penyimpangan prilaku moral dan kenakalan remaj yang sulit terhindarkan. Kejahatan secara sistematis dan struktural sangat mudah dilakukan, seperti narkokotika yang menjadi momok menakutkan bagi generasi pemuda, kejahatan asusila, sex bebas dan banyak lagi. menjadi gerbang awal sikap amoral, individualistik, acuh tak acuh antar sesama, kurangnya rasa menghormati dalam perbedaan agama, ras, dan budaya. Al-Khidmah merupakan salah satu perkumpulan Agama dan sosial hadir sebagai Counter culture (budaya tanding), yeng memliki berbagai agenda kegiatan, salah satunya adalah Haul. Oleh karena itu diperlukan suatu analisis untuk mengetahui faktor - faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan sebuah pembangunan karakter yang tangguh berdasarkan pola pendidikan dan ajaran yang diterapkan. Metode Penelitian yang digunakan ini adalaah adalah deskriptif kualitatif. Tekhnik pengumpulan data yang peneliti gunakan untuk memperoleh dan menyusun data melalui dua cara. Pertama, pengumpulan data primer yaitu menggunakan metode observasi dan wawancara untuk mengetahui secara lebih mendalam tentang pembangunan karakter Al-Khidmah pada pemuda partisipan. Kedua, pengumpulan data sekunder, yaitu menggunakan metode studi pustaka, internet, dan dokumentasi. Proses analisis data dalam penelitiang dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan partisipasi pemuda dalam kegiatan haul mempengaruhi mereka dalam penambahan wawasan spiritual yang berimplikasi pada ketaqwaan dan kemapanan prilaku, dengan catatan, pemuda memiliki konsistensi dalam kesungguhan mengikuti semua kegiatan. kesuksesan dalam membangun ketahanan pribadi dalam program Haul meliputi tiga aspek, Petama, pelatihan Kepanitiaan pemuda, Kedua, mengikuti semua alur kegiatan Haul, Ketiga, enterpreuner pemuda dalam kegiatan Haul. Sehingga hal tersebut menjadi faktor pendukung dalam pencapaian kethanan pribadi yang meliputi, kemandirian, ketaqwaan, membangun kreatifitas pemuda, memilki sifat percaya diri, mandiri, dan pantang menyerah.
In the era of globalization and information-technology, many contemporary problems have arisen, systematic and structural crimes are very easy to do, urban culture which becomes a culture of modernity as the initial gateway for individualistic attitudes, indifference between people, lack of respect in differences in religion, race , and culture, the decline in morality, morals and culture that occurs is the effect of media and information from outside that comes so that many individuals are not ready, especially young people in consuming and sorting out that is useful or not useful. The character that becomes a habit of our society is more or less the impact of cultural assimilation that occurs. Al-Khidmah is one of the social and religious associations present as Counter culture (counter-culture) to the urban community. Non-formal institutions which are also an assembly of remembrances provide bargaining power in a better way of life. By prioritizing spiritual intelligence the affect intellectual and emotional intelligence. Therefore we need an analysis to find out what factors influence the success of character building based on educational patterns and teachings that are applied, so that it can survive and develop specifically. This research focuses on young activists Al-Khidmah Council of Remembrance in facing the latest problems. This research uses observation and interview methods to find out more deeply about the development of Al-Khidmah's character in youth. The results of this study are recommendations for success in building personal resilience which consists of three supporting factors in achieving them, including religious and patriotism, longing for harmony and togetherness, having the nature of self-confidence, independence, creative and never give up. Based on the results of studies of youth activists of Al-Khidmah council who participate in haul activities and can be used as recommendations as a basic foundation.
Kata Kunci : Pemuda Al-Khidmah, Kegiatan Haul, Ajaran Tarekat, Ketahanan Pribadi