Laporkan Masalah

Strategi Coping Pelaku Tambang Udang dalam Merespon Kebijakan Penataan Pemanfaatan Tanah Kasultanan untuk Tambak Udang di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta

KUNCORO CAHYO AJI, Prof. Dr. Muhadjir Darwin, MPA; Prof. Dr. Kwartini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog; Prof. Dr. Nurhasan Ismail, SH., M.Si

2019 | Disertasi | DOKTOR KEPEMIMPINAN DAN INOVASI KEBIJAKAN

Kebijakan penataan pemanfaatan tanah kasultanan untuk tambak udang di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta telah menimbulkan bentuk strategi coping sebagai respon masyarakat yang berbeda-beda. Strategi coping yang berbeda-beda di pengaruhi oleh kognisi, emosi dan sikap para aktor pelaku tambak udang. Penelitian ini bermaksud menguji bagaimana bentuk strategi coping para pelaku tambak udang dalam merespon kebijakan penataan pemanfaatan tanah kasultanan untuk tambak udang. Selain itu juga menguji bagaimana perbedaan emosi, kognitif, dan sikap petambak udang mempengaruhi perilaku strategi coping para pelaku tambak udang dalam merespon kebijakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara dan isian kuisioner penelitian, sementara sumber data sekunder diperoleh melalui laporan Pemerintah Daerah. Hasil penelitian ini adalah. Pertama, bentuk strategi coping yang dilakukan para pelaku tambak udang dalam merespon kebijakan penataan pemanfaatan tanah kasultanan untuk tambak udang, Kedua, pengaruh emosi, kognisi dan emosi dengan strategi coping para pelaku tambak udang. Strategi coping para pelaku tambak udang dalam merespon kebijakan tambak udang adalah mengkritisi keputusan pemerintah (0.914), adanya sikap menerima (0.894), penerimaan dengan terpaksa (0.849) dan terakhir adalah evaluasi diri (0.561). Strategi coping tersebut dipengaruhi oleh persepsi negatif (0.864), perbedaan pendapat (0.851), kebingungan (0.822), ekspektasi (0.816) dan percaya diri (0.657). Hasil analisis juga menunjukkan strategi mengatasi para petambak tidak dipengaruhi oleh emosi.

The policy of arranging the utilization of cultivated land for shrimp ponds in Bantul district of Yogyakarta Special Region has resulted in the form of coping strategies as different community responses. Different coping strategies are influenced by cognition, emotion and attitude of shrimp farming actors. This research intends to test how form of coping strategy of shrimp farmers in response to policy of arrangement of land utilization of sultanate for shrimp pond. It also tested how the emotional, cognitive, and attitudes of shrimp farmers influence the behavior of coping strategies of shrimp farmers in responding to policies. This research is an exploratory research. Sources of data in this study consisted of primary sources and secondary sources. Primary data sources were obtained from interviews and research questionnaires, while secondary data sources were obtained through Local Government reports. The results of this study are. First, the form of coping strategies carried out by shrimp farmers in responding to the policy of arranging the utilization of the land of sultanate for shrimp ponds. Second, the influence of emotion, cognition and emotion with coping strategy of shrimp farmers. The coping strategy of shrimp farmers in responding shrimp farming policy is to criticize the government's decision (0.914), acceptance (0.894), forced acceptance (0.849) and finally self-evaluation (0.561). The coping strategy is influenced by negative perceptions (0.864), disagreements (0.851), confusion (0.822), expectations (0.816) and confidence (0.657). The results of the analysis also show that the strategy to overcome the farmers is not influenced by emotions.

Kata Kunci : Strategi coping, kognisi, emosi, sikap, kebijakan

  1. S3-2019-342701-abstract.pdf  
  2. S3-2019-342701-bibliography.pdf  
  3. S3-2019-342701-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2019-342701-title.pdf