KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN PADA MEKANISME YANG BERBEDA: STUDI PADA BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL
UKHTI FITRIA DEWI, Dr. Mamduh M. Hanafi, M.B.A, Dr. Leo Indra Wardhana, M.Sc
2019 | Tesis | MAGISTER AGAMA DAN LINTAS BUDAYAKonflik keagenan merupakan biaya tertinggi yang dapat mempengaruhi kualitas pelaporan keuangan dalam industri perbankan. Bank Syariah secara substansial berbeda dengan bank konvensional. Norma religiusitas yang ada di bank Syariah menambah peran pengawasan yang tidak dimiliki oleh bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana bank Syariah menjalankan prinsip-prinsip Islam dalam laporan keuangannya, dengan cara membandingkan kualitas pelaporan keuangan bank Syariah dan bank konvensional yang ada di Indonesia dimana kualitas pelaporan keuangan diukur dengan proksi manajemen laba dan konservatisme akuntansi. Penelitian ini menunjukkan bahwa baik bank konvensional maupun bank Syariah cenderung sama-sama melakukan manajemen laba, namun manajemen laba pada bank Syariah cenderung lebih kecil daripada bank konvensional. Selain itu peneliti juga menemukan bahwa bank Syariah lebih konservatif dibandingkan dengan bank konvensional.
Agency conflict is the highest cost that can affect the financial quality of the banking industry. Islamic banks are substantially different from conventional banks. The norm of religiosity in Islamic banks adds the supervisory role that is not supported by conventional banks. This study comparing the financial reporting quality of Islamic banks and conventional banks in Indonesia, where financial reporting quality can be observed from the level of earning management and accounting conservatism. This research found that both conventional and Islamic banks perform earning management but Islamic banks are less likely to manage their earning and they adopt more conservative accounting policy.
Kata Kunci : financial reporting quality, earning management, accounting conservatism, Islamic banks