SUKSESI GENERASI KEDUA BISNIS KELUARGA DI INDONESIA: Studi pada Bisnis Keluarga Sektor Real Estat Berlatar Belakang Etnis Jawa dan Tionghoa di Jawa Tengah
AISYAH OKTASARI D.P., Ertambang Nahartyo, Dr., M.Sc., CMA., Ak., CA.
2019 | Tesis | Magister ManajemenSuksesi generasi kedua merupakan cara bisnis keluarga untuk menyerahkan estafet manajemen dan kepemilikan bisnis dengan menyelaraskan komponen keluarga dan bisnis. Sebagai bisnis yang dimiliki dan dikelola oleh keluarga, latar belakang etnis keluarga dapat memengaruhi gaya manajemen dan kepemimpinan bisnis keluarga, termasuk dalam proses suksesi. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan meganalisis perencanaan, proses, penyebab keberhasilan, dan kegagalan suksesi generasi kedua bisnis keluarga berlatar belakang etnis Jawa dan Tionghoa yang bergerak di sektor real estat. Real estat sendiri merupa kan sektor hilir yang banyak digeluti bisnis keluarga di Indonesia dan memiliki multiplier effect bagi sektor-sektor lain. Untuk menjawab dan menjelaskan serangkaian pertanyaan penelitian, penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan explanatory case study. Pengumpulan data primer dilakukan dengan mewawancarai narasumber G1 dan G2 masing-masing bisnis keluarga. Sementara itu, data sekunder berupa dokumen bisnis keluarga digunakan dalam triangulasi dan untuk memperkaya intepretasi data. Unit analisis penelitian ini adalah pada level organisasi PT FK sebagai bisnis keluarga berlatar belakang etnis Jawa dan PT RS bisnis keluarga berlatar belakang etnis Tionghoa. Peneltian ini menggunakan Model Suksesi Bisnis Keluarga KPMG (2011) dan Family Business Map (Bennedsen dan Fan, 2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan proses suksesi manajemen PT FK dan PT RS tidak terdokumentasi dan tidak sepenuhnya melalui proses manajemen formal. Keberhasilan suksesi manajemen kepada generasi kedua yang dilakukan PT FK dan PT RS disebabkan oleh sinergi dan kesamaan visi dalam bisnis keluarga. Latar belakang etnis PT FK dan PT RS memengaruhi keyakinan, sikap hidup, dan gaya manajemen mereka dalam menjalankan bisnis keluarga. Meski demikian, perencanaan dan proses suksesi generasi kedua yang dijalankan tidak bersifat "ethnic-spesific".
Second generation succession is a family business' way to passing the torch of management and business ownership by aligning family and business components. As a family owned and managed business, the family's ethnic background would influence management and leadership styles of family business, including the succession process. In general, this study aims to identify and analyze the planning, process, success and failure determinants of family businesses second generation succession from Javanese and Chinese ethnic backgrounds in real estate sector. PT FK is Javanese family business and PT RS is Chinese-Indonesian. Real estate is a downstream sector that most family business working for, and has a multiplier effect for other sectors in Indonesia. Using explanatory case study approach, this qualitative research exploited primary data. The data collected by interviewing G1 and G2 from each family business. Meanwhile, secondary data in the form of family business documents are used in triangulation and to enrich the interpretation. The unit of analysis in this study is at organization level, using the KPMG (2011) Family Business Succession Model and Family Business Map (Bennedsen and Fan, 2014). The results show that the planning and management succession process of PT FK and PT RS is not fully documented through a formal management process. The successful of PT FK and PT RS management succession to their second generation caused by the synergy and vision in family business. The ethnic background of PT FK and PT RS influences their beliefs, attitude, and management style in running a family business. However, the planning and process of the second generation succession is not "ethnic-specific".
Kata Kunci : Succession, Second Generation, Family Business, Real Estate