Laporkan Masalah

STIMULASI MULTISENSORI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA NEONATUS

SITI YUYUN RAHAYU FITRI, Prof. dr. Mochammad Juffrie, Sp.A(K), Ph. D.; Lely Lusmilasari, S.Kp., M.Kes., Ph. D.

2019 | Disertasi | DOKTOR ILMU KEDOKTERAN DAN KESEHATAN

Latar belakang: Efek penggunaan sukrosa dalam jangka waktu lama dan jumlah dosis yang diperlukan masih belum pasti. Padahal prosedur minor pada neonatus yang dirawat sangat banyak untuk menganatisipasi efek yang tidak digharapkan. Oleh karena itu diperlukan metode yang aman murah dan dapat digunakan dalam waktu yang lama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek stimulasi multisensory dengan pendekatan Sensorial saturation yang menggunakan ASI dan yang menggunakan sukrosa sebagai gustatory sensory nya terhdap penuruan intensitas nyeri pada neonatus yang mendapatkan prosedur pengambilan darah vena. Metode: Disain penelitian ini adalah randomized controlled trial, dilakukan di ruang neonatologi kepada 108 neonatus yang menjalani prosedur pengambilan darah vena. Seluruh bayi dilakukan random assignment kedalam 3 grup yang terdiri dari 2 intervensi dan satu control. Respon nyeri dinilai menggunakan PIPP-R. Analisis data menggunakan Kruskal-Walis, Mann whitney Hasil: Dengan =0.05, tidak ada perbedaan antara Multisensorial Saturation Breast milk (MSB) maupun Multisensorial Saturation Sucrose (MSS) (p=0.669). Stimulasi multisensori berbeda dari dari kelompok kontrol S24 % (p=0.001). Kesimpulan: ASI sebagai sensori gustatory dalam stimulasi multisensory untuk menurunkan intensitas nyeri pada neonatus dapat digunakan dan efeknya sama dengan sukrosa. Untuk mengurangi nyeri pada neonatus yang dilakukan prosedur pengambilan darah, perawat dapat menggunakan metode stimulasi multisensori yang menggunakan ASI.

Background: The effect of prolonged use of sucrose and the number of doses needed is still uncertain. Even though the minor procedure in neonates treated is many more to anticipate the unexpected effects. Therefore, we need a method that is cheap and can be used for a long time. Purpose: This study aimed to compare the effects of multisensory stimulation with the Sensorial saturation approach using breast milk and those using sucrose as gustatory sensory for reducing the pain intensity in neonates who undergoing venipuncture procedure. Methods: The design of this study was a randomized controlled trial, conducted in the neonatology ward to 108 neonates who underwent venipuncture. All babies performed random assignments into 3 groups consisting of 2 interventions and one control. Pain response was assessed using PIPP-R. Data analysis using Kruskal- Wallis and Mann Whitney. Results: With = 0.05, there is no difference between Multisensorial Saturation Breast milk (MSB) and Multisensorial Saturation Sucrose (MSS) (p = 0.669). Multisensory stmulation was better than the control group using 24% sucrose (p =0.001). Conclusion: Breast milk as a stimulation sensory gustatory in multisensory stimulation to reduce pain intensity in neonates can be used and it effect is similar with sucrose. To reduce pain in neonates who undergoing venipuncture, nurses can use multisensory stimulation methods that use breast milk.

Kata Kunci : ASI, multisensori, neonatal, nyeri, sensorial saturation, Breast milk, multisensory, neonatal, pain, sensorial saturation

  1. S3-2019-390522-abstract.pdf  
  2. S3-2019-390522-bibliography.pdf  
  3. S3-2019-390522-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2019-390522-title.pdf