KADAR LEMAK DAM KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK SOSIS BOUDIN DENGAN VARIASI LEVEL DAGING SAPI DAN DAGING AYAM
Muzaki, Ahmad, Prof. Dr. Ir. Soeparno
2003 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar lemak dan karakteristik organoleptik sosis Boudin pada variasi level daging sapi dan daging ayam. Daging yang digunakan adalah daging sapi bagian sirloin dan daging ayam bagian dada. Daging sapi yang telah didefatted dan daging ayam digrinding, diblending, distuffing ke dalam selongsong plastik, kemudian di kukus. Perbandingan daging sapi dan daging ayam pada perlakuan 1 (PI) adalah 4:1, P2 adalah 3:2, P3 adalah 1:1, P4 adalah 2:3, dan P5 adalah 1:4. Kadar lemak diuji dengan metode Soxhlet dengan lima kali ulangan, dan dianalisis dengan model one way anova, kemudian diuji lanjut dengan metode Tukey HSD. Karakteristik organoleptik meliputi bau, rasa, tekstur, kekenyalan, dan palatabilitas diuji oleh 15 panelis, dan dianalisis dengan model non parametric menurut Kruskal - Wallis hedonic. Kadar lemak PI berbeda nyata (p<0,05) terhadap P3, P4, dan P5, sedangkan P2 berbeda nyata (P<0,05) terhadap P4 dan P5. Analisis statistik non parametric bau, rasa, tekstur, kekenyalan, dan palatabilitas menunjukkan terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05). Kadar lemak tertinggi dicapai pada P5. Karakteristik organoleptik yang menghasilkan palatabilitas tertinggi dicapai pada P2. Palatabilitas tidak hanya ditentukan oleh kadar lemak, tetapi juga ditentukan oleh kesesuaian proporsi daging. (Kata kunci: Kadar lemak, Karakteristik organoleptik, Daging sapi, Daging ayam, Level)
This experiment was conducted to find out fat content and organoleptic characteristic of Boudin sausage on level variations of beef and chicken. The meat are beef sirloin and chicken breast. The defatted beef and chicken were grinded, blended, stuffed into plastic casing and then cooked on steam cooking. The proportion of beef and chicken on treatment 1 (Pi) was 4:1, P2 was 3:2, P3 was 1:1, P4 was 2:3, and P5 was 1:4. Fat content was analysed by Soxhlet method with five replications. The statistical data were analysed with one way anova model and Tukey HSD method. The organoleptic parameters such as odor, taste, texture, tenderness, and palatability were tested by 15 panelists. A non parametric statistical model as Kruskal - Wallis hedonic was used to analyze the data. Fat content of PI differed significantly (PC.05) from P3, P4, and P5, while P2 differed significantly from P4 and P5, respectively the odor, taste, texture, tenderness, and palatability showed significant differences (PC.05). The highest fat content was on P5. The organoleptic characteristic with highest palatability was on P2. The palatability of Boudin sausage was not only determined by fat content, but also determined by a meat proportion conformity. (Key words: Fat content, Organoleptic characteristic, Beef, Chicken, Level)
Kata Kunci : Kadar lemak, Karakteristik organoleptik, Daging sapi, Daging ayam, Level