PENERAPAN REGULASI THE FEDERATION INTERNATIONAL DE FOOTBALL ASSOCIATION DALAM PILIHAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA PADA KONTRAK KERJA PESEPAKBOLA PROFESIONAL DI INDONESIA
GOTCHA MICHEL, Prof. Dr. Tata Wijayanta, SH., M.Hum.
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU HUKUM (KAMPUS JAKARTA)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji penerapan regulasi FIFA dalam klausula pilihan badan penyelesaian sengketa pada kontrak kerja pesepakbola di Indonesia. Tujuan lain yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui dan mengkaji kendala dalam penerapan regulasi FIFA tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian hukum normatif yang didukung dengan wawancara narasumber. Penelitian ini mengkaji secara kritis setiap bahan-bahan kepustakaan seperti: peraturan perundang-undangan, buku, artikel, jurnal, majalah, website, dan bahan- bahan lainnya yang terkait dengan objek penelitian yang kemudian dilengkapi dengan wawancara dengan narasumber terkait. Data dari penelitian dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa klausula pilihan adan penyelesaian sengketa dalam kontrak/perjanjian Kerja pesepakbola di Indonesia belum sepenuhnya ditulis dan diterapkan sesuai regulasi dan standar FIFA. Terdapat juga kontrak kerja yang memuat klausula pilihan badan penyelesaian sengketa yang melanggar aturan FIFA. Kondisi tersebut ditemukan pada kontrak kerja pesepakbola sejak tahun 2008 dan masih berlangsung hingga penelitian ini selesai dilakukan, yakni tahun 2019. Kendala-kendala yang ditemukan dalam penerapan regulasi FIFA dalam pilihan badan penyelesaian sengketa pada kontrak kerja pesepakbola di Indonesia yang ditemukan oleh peneliti berasal dari beberapa faktor utama yakni; (1) Konflik kepentingan antara Federasi Klub-klub sepakbola profesional di Indonesia, (2) Minimnya pemahaman para pesepakbola di Indonesia mengenai perjanjian/kontrak dan (3) Dualisme dan mahalnya biaya penyelesaian sengketa melalui Badan Arbitrase Olahraga Nasional. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa penerapan regulasi FIFA dalam pilihan badan penyelesaian sengketa dalam kontrak pesepakbola dan klub belum sepenuhnya dilakukan. Hal ini disebabkan beberapa faktor yang berasal dari Federasi, Klub, dan juga Pesepakbola itu sendiri. Oleh karena itu disarankan (1) Perlunya evaluasi kontrak-kontrak kerja antara Klub dan Pesepakbola yang tidak sesuai dengan regulasi FIFA, penyuluhan kepada seluruh Klub dan pengakhiran konflik kepentingan yang tak terhindarkan antara Klub dengan Federasi, (2) Edukasi hukum secara intensif kepada pesepakbola di Indonesia, khususnya mengenai pentingnya memahami isi dari perjanjian/kontrak kerja dan (3) Pengkajian ulang terhadap biaya Arbitrase Olahraga di Indonesia.
The main aim of this research is to discover and examine the application of FIFA regulations in the dispute resolution clause on football players employment contract in Indonesia. This research aims as well to detect the obstacles in applicating FIFA regulation in such clause. Methodological design used to approach the objectives is based on empirical normative legal research by deeply reviewing secondary data gathered from primary, secondary and tertiary legal materials. This study was also supported by the results of interviews with the related sources of interviewees. The data were analyzed qualitatively and the results were delivered descriptively. The results of the research showed that the dispute resolution clause on football players employment contract in Indonesia has not been completely written and applied in accordance with FIFA regulations and standards. Number of football players employment contract contains inappropriate dispute settlement clauses and even deviate and violate the rules set by FIFA. This condition was found in 2008 contracts to date when this research was conducted in 2019. The Obstacles found in the application of FIFA regulations in The dispute resolution clause on football players employment contract in Indonesia caused by several factors; (a) Conflict of interest between the Federation (PSSI) and their members (Professional Football Club), (b) Lack of understanding in the legal field, specifically regarding the agreement/employment contracts from the Professional football players in Indonesia and (c) The Dualism occurs and sumptuous fees in filing disputes through the National Sports Arbitration Bodies. It is concluded that the application of FIFA regulations in dispute resolution clause on the contract between football players and clubs has not been fully implemented. This is due to several factors from the Federation, Clubs, and also the Footballers themselves. Therefore, it is recommended to (1) Evaluate the contracts between clubs and footballers that are not in accordance with FIFA regulations, legal and contract counseling to the profesional clubs and to end the inevitable conflicts of interest between clubs and federations, (2) Give the intensive legal education to professional football players in Indonesia and (3) Review the court fee/costs of Indonesian Sports Arbitration.
Kata Kunci : FIFA, dispute resolutions, work agreement, football players, penyelesaian sengketa, kontrak/perjanjian kerja, pesepakbola