Laporkan Masalah

KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHA TERNAK ITIK DENGAN SISTEM PEMELIHARAAN TRADISIONAL TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA MADUREJO, PRAMBANAN, SLEMAN, DIY

Nono, Ir. Ahmadl, S.U

2001 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan usaha ternak itik terhadap pendapatan keluarga. Penelitian dilaksanakan di Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman dari bulan Januari 2001 sampai Maret 2001. Metode penelitian yang digunakan adalah survai dan wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner terhadap 26 petani peternak sebagai responden. Data yang diambil adalah identitas responden, macam usaha ternak, pembelian, penjualan, sarana produksi, serta sumber pendapatan responden selain dari usaha ternak itik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan tunai usaha ternak itik sebesar Rp 2.106.448,08 serta pendapatan tunai dan non tunai sebesar Rp 1.528.585,98 dari setiap peternak per tahun dengan rata-rata pemilikan 45,58 ekor. Kontribusi pendapatan tunai usaha ternak itik terhadap pendapatan keluarga sebesar 34,75% dan kontribusi pendapatan tunai dan non tunai usaha ternak itik terhadap pendapatan keluarga sebesar 29,03%. Disimpulkan, dari pendapatan yang diperoleh tiap-tiap cabang usahatani menunjukkan bahwa ternak itik dapat memberikan tambahan pendapatan yang berarti bagi petani meskipun diusahakan dengan sistem tradisional dan sederhana. (Kata kunci : Itik, pendapatan, kontribusi)

The study was conducted to know the income contribution of duck farming to the family income at Madurejo village, Prambanan district, Sleman regency from January up to March 2001. Survey was done to collect data from 26 respondents. The data that were collected consisted of respondents identify, the kinds of animal, buying, selling, input, duck production and income beyond duck farming. The result of the survey indicated that farmer received in cash Rp 2,106,448.08 and if non cash income was calculated the farmer received Rp 1,528,584.98 per respondent per year with ownership of 45.58 heads. The contribution of cash income on the farmer income was 34.75% and the contribution of cash and non cash income on the family income was 29.03%. It could be concluded that duck farming could give significant additional income to farmer eventhough it was managed by traditional system. (Keywords : Duck, income, contribution)

Kata Kunci : Itik, pendapatan, kontribusi

  1. S1-FPT-2001-NONO-abstract.pdf  
  2. S1-FPT-2001-NONO-bibliography.pdf  
  3. S1-FPT-2001-NONO-tableofcontents.pdf  
  4. S1-FPT-2001-NONO-title.pdf