PENERAPAN CLINICAL PATHWAY UNTUK PENCEGAHAN PNEUMONIA PADA PASIEN STROKE ISKEMIK AKUT DI UNIT STROKE RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA
SILI PUTRI ADISTI, Paryono; Sekar Satiti
2019 | Tesis-Spesialis | NEUROLOGIStroke menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan angka morbiditas dan mortalitas cukup tinggi bagi populasi penduduk dunia, dan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu penyebab tingginya angka mortalitas dan morbiditas pada pasien stroke adalah komplikasi pneumonia. Peningkatan pelayanan pasien stroke telah terbukti menurunkan angka morbiditas dan mortalitas yang disebabkan oleh komplikasi pneumonia. Salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan stroke adalah penerapan clinical pathway. Diharapkan dengan adanya peningkatan pelayanan stroke melalui penerapan clinical pathway dapat mencegah pneumonia pada pasien stroke iskemik. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental dengan rancangan penelitian separate multiple group after and before test design. Subjek penelitian adalah pasien stroke iskemik akut yang dirawat di RSUP Dr. Sardjito, serta memenuhi kriteria eligibilitas dan diambil secara konsekutif selama periode penelitian. Kelompok kontrol yang diambil dari register stroke adalah pasien yang dirawat sebelum penerapan clinical pathway. Kelompok intervensi diambil dari pasien yang dirawat di Unit Stroke RSUP dr. Sardjito setelah penerapan clinical pathway yang diikuti secara prospektif. Hasil dikatakan signifikan jika p<0,05. Pada penelitian ini didapatkan 64 pasien dari masing-masing kelompok yang memenuhi kriteria eligibilitas. Komplikasi pneumonia terjadi pada dua belas pasien (18,8%) pada kelompok kontrol dan empat pasien (6,2%) pada kelompok intervensi. Hasil analisis bivariat chi-square menunjukkan perbedaan yang signifikan diantara kelompok kontrol dan kelompok intervensi dengan p= 0,033 (IK 95% 1,02-8,81; RR= 3,00). Variabel lain yang secara signifikan berpengauh terhadap kejadian komplikasi pneumonia adalah riwayat fibrilasi atrial, malnutrisi, disfagia, keparahan stroke, dan tingkat kesadaran. Pada uji multivariat regresi logistik, variabel yang berpengaruh terhadap kejadian pneumonia adalah penerapan clinical pathway, riwayat diabetes melitus, dan malnutrisi. Kesimpulan penelitian adalah penerapan clinical pathway dapat mencegah kejadian komplikasi pneumonia pada stroke iskemik akut.
Stroke causes high morbidity and mortality rates for the world population. It can be caused by pneumonia complication. Improving stroke services are needed because it has been shown to reduce mortality and morbidity caused by complications of pneumonia. One of the stroke services is clinical pathway. It is expected that the improvement of stroke services through the application of clinical pathways can prevent pneumonia in stroke ischemic patients. This study used quasi experimental method, separate multiple groups after and before test design. The intervention group were stroke ischemic patients who were followed prospectively after the clinical pathway implementation in Stroke Unit Sardjito Hospital, while the control group were patients that identified before the implementation of the clinical pathway in 2014. The results were considered statistically significant if p <0.05. In this study, 64 patients from each group met eligibility criteria. Pneumonia complications occurred in 12 patients (18.8%) in the control group and 4 patients (6.2%) in the intervention group. The results of the chi-squre bivariate analysis showed a significant difference between the control group and the intervention group with p = 0.033 (RR = 3.00). Other variables that significantly influence the incidence of pneumonia complication are a history of atrial fibrillation, malnutrition, dysphagia, stroke severity, and level of consciousness. Variables that affect pneumonia complication in logistic regression multivariate analysis were clinical pathway, history of diabetes melitus, and malnutrition. Clinical pathways application has been proven to prevent pneumonia complication in acute ischemic stroke patients that treated in Stroke Unit Sardjito Hospital Yogyakarta.
Kata Kunci : clinical pathway, ischemic stroke, pneumonia