PENGARUH KEPEMILIKAN ASING, KEPEMILIKAN DOMESTIK, TINGKAT SUKU BUNGA, IHSG, DAN NILAI TUKAR TERHADAP YIELD SURAT UTANG NEGARA (SUN) DI INDONESIA TAHUN 2014- 2018
SIBELLA YUNITA T, I Wayan Nuka Lantara M.Si., Ph.D.,
2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Obligasi, dalam hal ini Surat Utang Negara (SUN), merupakan instrumen pasar modal dengan tingkat risiko yang lebih kecil bila dibandingkan dengan saham karena pembayarannya dijamin oleh Pemerintah. Pemerintah dirasa perlu untuk menerbitkan SUN untuk pembangunan Negara. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi return, dalam hal ini disebut yield, dari SUN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh dari kepemilikan asing, kepemilikan domestik, tingkat suku bunga, IHSG dan nilai tukar rupiah terhadap yield SUN. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatif melalui pengujian hipotesis dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data historical price SUN Benchmark tenor 5, 10, 15, dan 20 tahun yang didapat dari Bloomberg, dan IBPA (Indonesia Bond Pricing Agency). Lalu data kuantitatif berupa tenor, inflasi, tingkat suku bunga, dan nilai tukar rupiah terhadap SUN dari tahun 2014 sampai 2018 yang diunduh dari website DJPPR Kemenkeu, data Bank Indonesia, dan BEI. Untuk pengujian hipotesis, penelitian ini menggunakan analisis multiple regression (regresi berganda). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Kepemilikan Asing berpengaruh negatif signifikan terhadap Yield SUN. Kepemilikan Domestik dan Tingkat Suku Bunga dan Nilai Tukar berpengaruh positif signifikan terhadap Yield SUN. Namun IHSG tidak berpengaruh terhadap Yield SUN.
Bonds, in this case Surat Utang Negara (SUN), are capital market instruments with a lower level of risk compared to shares because the payment is guaranteed by the Government. The government is deemed necessary to issue a SUN for country development. There are many factors that affect returns, in this case called yield, from SUN. The purpose of this study was to examine the effect of foreign ownership, domestic ownership, interest rates, IHSG and the rupiah exchange rate on SUN yield. This research uses explanative methods through testing hypotheses with quantitative approaches. The data used in this study is in the form of historical price SUN Benchmark 5, 10, 15, and 20 year tenors obtained from Bloomberg, and IBPA (Indonesia Bond Pricing Agency). Then the quantitative data in the form of tenor, inflation, interest rates, and the rupiah exchange rate against SUN from 2014-2018 are downloaded from the Ministry of Finance's DJPPR website, Bank Indonesia data, and IDX. For hypothesis testing, this study uses multiple regression analysis. The results of this study show that Foreign Ownership has a significant negative effect on SUN Yield. Domestic Ownership and Interest Rate and Exchange Rate have a significant positive effect on SUN Yield. However, the IHSG has no effect on SUN Yield.
Kata Kunci : Obligasi, Kepemilikan Asing, Kepemilikan Domestik, Tingkat Suku Bunga, IHSG, Nilai Tukar dan Yield Surat Utang Negara.