Strategi Penguatan Kapasitas Kelembagaan dalam Pengelolaan Desa Wisata Brajan Kabupaten Sleman
CLARA SHINTA P, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt, M.Sc, Ph.D, IPU; Dr. Ir. Roso Witjaksono, M.S
2019 | Tesis | MAGISTER PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PEMBANGUNANPariwisata adalah sektor yang sedang berkembang pesat di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Pengembangan wisata kini juga menyentuh ke desa-desa dengan mengangkat kearifan lokal yang ada pada masing-masing tempat. Brajan adalah salah satu Desa Wisata di Kabupaten Sleman yang masuk dalam kategori tumbuh. Desa ini menarik untuk diteliti karena memilik potensi yang besar dan menawarkan atraksi yang lebih bervariatif dibandingkan desa dengan keunggulan serupa. Salah satu indikator dalam penentuan klasifikasi desa adalah dari segi kapasitas pengelolanya. Untuk itu maka kemudian dilakukan penelitian untuk melihat kapasitas pengelola di Brajan beserta strategi yang dilakukan untuk meningkatkannya. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode pengambilan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam wawancara adalah pengelola desa wisata, pemuda, dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk memetakan kapasitas kelembagaan pengelola dan menganalisis strategi yang telah dilakukan dalam upaya meningkatkan kapasitas. Kapasitas organisasi akan dilihat dari aspek manajerial, pengelolaan sumber daya, dan partisipasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara manajerial, kapasitas pengelola masih kurang dalam hal kepemimpinan strategis maupun manajemen program dan prosesnya, namun dari segi pengelolaan hubungan dan kerjasama sudah baik. Dari segi pengelolaan sumber daya baik sumber daya manusia maupun sumber daya infrastruktur, keuangan, dan teknologi masih kurang. Partisipasi juga masih kurang karena banyak pengurus yang ternyata sudah tidak aktif.
Tourism is a fast growing sector in Indonesia for a recent years. Now, tourism development focused to villages by raising the local wisdom. Brajan is one of the Tourism Villages in Sleman Regency which is included in the growing category. This village is interesting because it has greater potential and offers more variety than the other village offered. One indicator in determining the classification of villages is in terms of the capacity of managers. For this reason, a study was carried out to see the capacity of managers in Brajan to take part in a strategy to improve it. The study was conducted qualitatively. The informants in this riset are the manager of the tourism village, youth, and the community. The aim of this study is to mapping institutional capacity and analyze the strategies that have been carried out to increase capacity. Organizational capacity will be seen from the managerial aspects, resource management, and participation. The results of this study indicate that managerial skills do not have the ability to manage programs and processes, but in terms of relationship management and cooperation are good enough. In terms of resource management both human and infrastructure, financial, and technological resources are still lacking. Participation is also still lacking because many administrators are no longer active.
Kata Kunci : strategi, pengembangan kapasitas, desa wisata, Kabupaten Sleman