Peran Pola Asuh Otoritatif dan Konsep Diri terhadap Kelekatan dengan Orangtua
Arinda Dian Permata, Tina Afiatin, Prof. Dr.., M.Si., Psikolog
2019 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIKelekatan dengan orangtua merupakan salah satu aspek penting dalam mengimbangi hubungan remaja dengan teman sebaya agar terhindar dari perilaku bermasalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pola asuh otoritatif dan konsep diri terhadap kelekatan dengan orangtua. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Kelekatan dengan Ibu, Skala Kelekatan dengan Ayah, Skala Pola Asuh Otoritatif, dan Skala Konsep Diri yang telah dimodifikasi. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 154 remaja dan uji hipotesis dilakukan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa pola asuh otoritatif dan konsep diri secara bersamaan memiliki peran terhadap kelekatan dengan orangtua (p < 0.05) dengan nilai R2 sebesar 0.787 yang artinya memiliki sumbangan efektif sebesar 78.7%. Secara parsial, pola asuh otoritatif memiliki sumbangan efektif sebesar 69.5% dan konsep diri sebesar 9.2%.
Parent attachment is one of the important aspect in balancing the relationship between adolescent with their peers to avoid from problem behavior. This research aims to investigate the role of authoritative parenting style and self-concept to attachment. The modificated attachment with mother scale, attachment with father scale, authoritative parenting style scale, and self-concept scale are used in this study. Data obtained from 154 adolescent were analyzed using multiple linear regression method. The result show that altogether authoritative parenting style and self-concept have significant role toward attachment (p < 0.05) with total R2 is 0.787 which means has 78.7% effective contribution. Partially, authoritative parenting style has 69.5% effective contribution and self-concept has 9.2% effective contribution to attachment.
Kata Kunci : kelekatan, pola asuh otoritatif, konsep diri, remaja