PENGELOLAAN DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SUMBEREJO, KECAMATAN BATUWARNO, KABUPATEN WONOGIRI
YUDHISTIRA SARASWATI, Dr agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih dan Dr. Paulus Wiyono Priyotamtama, SJ, MSc
2019 | Tesis | MAGISTER PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PEMBANGUNANMasalah sosial yang terjadi di Indonesia adalah ketimpangan pembangunan antara desa dan kota. Dana desa merupakan salah satu upaya pemerintah dalam melakukan pemerataan melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu dana desa harus dikelola dan dimanfaatkan dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dan pemanfaatan dana desa dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Penelitian dilakukan di Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa sudah berdasarkan kebutuhan dan prioritas kebijakan pembangunan desa yang tertuang dalam RPJMDesa. Presentase penganggaran dana desa untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat semakin tahun semakin meningkat. Hal ini tidak terlepas dari semakin berkurangnya anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Pengelolaan pembangunan infrastruktur melibatkan masyarakat (swakelola) dan dengan pihak ketiga (kontraktoral). Pada kegiatan pemberdayaan masyarakat, pengelolaan diserahkan kepada unit � unit usaha di BUMDesa. Pemanfaatan dana desa digunakan untuk pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan. Pemberdayaan sosial masyarakat mengacu pada pengembangan kapasitas. Pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dilakukan melalui pengembangan BUMDesa dengan pengembangan usaha pertanian, penyediaan bantuan modal usaha, dan penciptaan ekonomi kreatif desa. Pengembangan BUMDesa juga merupakan salah satu strategi pemerintah desa dalam meningkatkan PAD agar desa menjadi mandiri. Kegiatan � kegiatan dana desa mampu meningkatkan pendapatan, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan usaha, dan mendorong perekonomian masyarakat desa. Dana desa berdampak pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat seperti mengurangi pengangguran, menekan laju urbanisasi, menangani masalah sosial, menumbuhkan kebersamaan, memperkuat lembaga desa, dan meningkatkan kesejahteraan. Dampak lain yang terlihat adalah kualitas lingkungan dan pola hidup masyarakat meningkat.
Social problems that occur in Indonesia are development inequality between villages and cities. Dana Desa is one of the government's efforts to do equity through infrastructure development and community empowerment. In order to realize rural development, Dana Desa must be managed and utilized appropriately. The purpose of this research is analyze the management and utilization of Dana Desa. This method is descriptive qualitative approach with observation, in-depth interviews, and literature studies. The study was conducted in Sumberejo Village, Batuwarno District, Wonogiri. The results of the study indicate that the management of Dana Desa is based on the needs and priorities of village development policies contained in the RPJMDesa. The percentage of village budgeting for community empowerment activities is increasing every year. This is inseparable from the reduced budget for infrastructure development. Management of infrastructure development uses a self-managed system (community) and contractorals (third parties). In community empowerment activities, management is handed over to business units at BUMDesa. Utilization of Dana Desa is used to social empowerment and encourage the economy of rural communities. Social empowerment is created capacity building in community. Economic empowerment of rural communities is carried out through the development of BUMDesa with the development of agricultural enterprises, provision of venture capital assistance, and the creation of a creative village economy. BUMDesa development is also one of the strategies of the village government in increasing PAD so that villages become independent. Dana Desa activities are able to create jobs opportunities, develop businesses, and encourage the economy of rural communities. Dana Desa has an impact on the socio-economic life of the community such as reducing unemployment, reducing the rate of urbanization, dealing with social problems, and improving welfare. Another visible impact is that the quality of the environment and the lifestyle of the community increases.
Kata Kunci : dana desa, pengelolaan, pemanfaatan, pemberdayaan masyarakat, ekonomi pedesaan