Laporkan Masalah

Faktor Penentu Keberlanjutan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kampung Organik Kota Magelang

DEWI PUSPITA NINGSIH, Dr. Iswanto, S. Pd, M. Kes ; Fitrina M. Kusumaningrum, SKM, MPH

2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang : Sampah kota merupakan masalah yang kompleks, sehingga diperlukan upaya bersama dalam mewujudkan pengelolaan sampah perkotaan. Kota Magelang sebagai kota kecil dengan penduduk padat, memiliki permasalahan volume sampah yang meningkat dan keterbatasan lahan TPA. Salah satu inovasi Pemerintah Kota Magelang adalah membentuk kampung organik pada tahun 2013. Program pengelolaan sampah di kampung organik sudah berjalan 5 tahun. Beberapa hasil penelitian menunjukkan perlunya dilakukan kajian mengenai faktor yang mempengaruhi keberlanjutan program pengelolaan sampah. Tujuan : Mengetahui faktor penentu keberlanjutan pengelolaan sampah rumah tangga di kampung organik Kota Magelang Metode : Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional, dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur, FGD dan observasi. Analisis data dilakukan dengan analisis tematik. Hasil : Pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga di kampung organik antara lain pengomposan yang dilakukan secara komunal dan skala rumah tangga. Kompos yang dihasilkan baru digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Selain itu bank sampah dan pembuatan kerajinan daur ulang masih berjalan. Konsep bank sampah yang dijalankan antara lain tabungan sampah, barter dengan makanan maupun sedekah sampah. Kerajinan daur ulang yang dihasilkan seperti meja, kursi, ecobrick, dompet, tas, sandal, map. Beberapa faktor yang mendorong keberlanjutan yaitu adanya kepercayaan terhadap tokoh pioneer dan contoh keteladanan pemimpin lokal, pembiayaan swadaya masyarakat, ketersediaan sarana prasarana (pengadaan mandiri dan bantuan pemerintah) dan dimanfaatkan, kerjasama dan koordinasi dengan lembaga lain terjalin dengan baik adanya kebijakan lokal serta inovasi tentang pengelolaan sampah. Kesimpulan : Faktor penentu keberlanjutan adalah adanya kepercayaan terhadap pioneer dan pemimpin lokal. Perlu adanya konsep regenerasi terkait dengan ketergantungan pada suatu sosok dan keberlanjutan program.

Background: Municipal waste is a complex problem, a joint effort is needed to realize municipal waste management. Magelang as a small city with a densely populated population, has problems with increasing waste volume and limited landfill. One of the innovations of the Magelang City Government was to form an organic village in 2013. The waste management program in the organic village has been running for five years. Based on several research results, it is necessary to study the factors that influence sustainability of the waste management program. Objective: To determine the determinants of the sustainability of household waste management in the organic village of Magelang City Method: The type of research conducted was observational research, with a case study design. Data collection was conducted with semi-structured interviews, FGDs and observations. Data analysis is done by thematic analysis. Results: The implementation of household waste management activities in organic villages includes communal composting and household scale. The new compost is used to meet their own needs. In addition, the bank sampah and manufacture of recycled crafts are still running. The concept of a bank sampah that is run includes waste savings, bartering with food or alms. Recycled crafts that are produced such as tables, chairs, ecobricks, wallets, bags, sandals, folders. Some of the factors that encourage sustainability are trust in pioneer leaders and examples of exemplary local leaders, financing of non-governmental organizations, availability of infrastructure (independent procurement and government assistance) and being utilized, cooperation and coordination with other institutions are well established with local policies and innovations on household waste management. Conclusion: The determining factor for sustainability is the belief in pioneers and local leaders. The need for the concept of regeneration is related to the dependence on a figure and the sustainability of the program.

Kata Kunci : kampung organik, keberlanjutan, Kota Magelang / organic village, sustainability, Magelang City

  1. S2-2017-418220-abstract.pdf  
  2. S2-2017-418220-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-418220-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-418220-title.pdf