Laporkan Masalah

PENDAPATAN PETERNAKITIK POLA PEMELIHARAAN DIKANDANGKAN DAN POLA TRADISIONAL STUDIKASUS DIDESA PARANGTRITIS, KECAMATAN KRETEK, KABUPATEN BANTIJL, YOGYAKARTA.

Samodro, Andrew Hartawan, Ir. Ahmadi, SU

2001 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan peternak itik pola pemeliharaan dikandangkan dan peternak itik pola pemeliharaan tradisional di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Penelitian dilakukan dari bulan Februari 2001 sampai dengan bulan Mei 2001 dengan materi penelitian meliputi 19 peternak responden yang memelihara itik pola dikandangkan dan 13 peternak responden pola pemeliharaan tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan wawancara langsung menggunakan kusioner. Penelitian ini terdiri dari dua tahap pra survei dan survei terhadap peternak itik pola pemeliharaan dikandangkan dan peternak itik pola pemeliharaan tradisional yang dalam penelitian ini semua peternak diambil sebagai responden. Untuk mengetahui perbedaan pendapatan digunakan uji t (t-test) Nilai net profit margin (NPM) pada pola pemeliharaan dikandangkan yaitu 43,84% sedangkan pola pemeliharaan tradisional 51,64%. Rentabilitas usaha pola pemeliharaan ' dikandangkan adalah 235,96% dan 310,95% untuk pola tradisional. Dari uji t (t-test) diketahui tidak ada perbedaan pendapatan diantara kedua pola pemeliharaan. Keberhasilan usaha dapat dilakukan dengan cara analisis pendapatan secara Return cost ratio (RCR) Dengan uji RCR petegrnak itik pola pemeliharaan dikandangkan maupun peternak itik pola pemeliharaan tradisional dalam usaha peternakannya menguntungkan 1,99. dengan nilai RCR 1,73 dan Kata Kunci : peternak itik, pola pemeliharaan, dikandangkan, tradisional, (NPM), rentabilitas, RCR. uji t, net provit margin

The Study was conducted to analyze the net income between the farmers who took care of duck with a cage pattern and the farmers who took care of duck with a traditional pattern at Parangtritis district, Bantul. The study was done at Parangtritis District, Bantul and carried out from Februari 2001 to April 2001. There were Nineteen farmers from a cage pattern and thirteen farmers from a traditional pattern were taken as respondents. The study was run by two methods, pre survey and survey toward the farmers from cage pattern and traditional pattern which were in this research all farmers was taken as respondent. Net profit margin value from cage pattern was 43,84% and traditional pattern was 51,64%. The rentability of the cage pattern was 235,96% and traditional pattern was 310,95%. Whereas success of their dairy business was tested using return cost ration (RCR). The RCR that shown from the cage pattern and the traditional pattern has indicated that they have a benefit. From the t-test there was non significant result of benefit. The RCR value from the cage pattern and the traditional pattern has a RCR value 1,73 and 1,99. Keyword: the duck farmer, cage pattern, traditional pattern, t-test, net provit margin, rentabilities, RCR.

Kata Kunci : peternak itik, pola pemeliharaan, dikandangkan, tradisional, (NPM), rentabilitas, RCR. uji t, net provit margin

  1. S1-FPT-2001-ANDREWH_SAMODRO-abstract.pdf  
  2. S1-FPT-2001-ANDREWH_SAMODRO-bibliography.pdf  
  3. S1-FPT-2001-ANDREWH_SAMODRO-tableofcontents.pdf  
  4. S1-FPT-2001-ANDREWH_SAMODRO-title.pdf