TINJAUAN FINANSIAL PEMANFAATAN SAMPAH SEBAGAI PAKAN SAPIPOTONG DIKELURAHAN MOJOSONGO SURAKARTA
Wakhidati, Yusmi Nur, Ir. Sudiyhirtini, S.U.
2000 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini dilakukan di Kelurahan Mojosongo, Surakarta dengan tujuan untuk mengetahui pendapatan, kontribusi usaha peternakan terhadap pendapatan dan perolehan serta perubahan pendapatan responden setelah memelihara sapi potong. Data diperoleh melalui survey dan wawancara langsung dengan responden. Diambil 40 responden yang memenuhi syarat, kemudian dikelompokkan berdasar status kepemilikan ternaknya, yaitu milik sendiri, milik sendiri dan gaduhan, serta gaduhan saja. Kontribusi usaha diketahui dari sumbangan usaha pemeliharaan sapi potong terhadap total pendapatan dan perolehan responden, sedang perubahan pendapatan diketahui dengan menggunakan anggaran parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan sampah sebagai pengganti pakan konvensional, biaya produksi dapat ditekan sebesar Rp 486.597,23/responden/tahun atari Rp 116.132,99/ST/tahun. Kontribusi usaha pemeliharaan sapi potong terhadap pendapatan responden milik sendiri, milik sendiri dan gaduhan serta responden gaduhan masing-masing sebesar 55,59%, 46,65%, dan 41,65%. Kontribusi terhadap perolehan responden masing-masing sebesar 57,14%, 49,26%, dan 44,32%. Meski usaha ini dianggap sebagai usaha sampingan, tetapi mampu memberi sumbangan yang cukup berarti sehingga tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan sebagai pekerjaan pokok. Kata kunci : Tinjauan finansial, sapi potong, sampah, pakan
The study was conducted in Kelurahan Mojosongo, Surakarta, to determine the income and the contribution of cattle farming income to the whole income and the change after they fed cattle. Data were collected through a survey and direct interviews with respondents. Forty qualified respondents were selected and devided into three groups according to the status of the cattle i.e. all cattle were owned by the farmers (A); partially owned by the farmers (B); and all cattle were for profit sharing (C). The result showed that using rubbish as a substituted for the conventional feed, the production cost could be reduced up to Rp 486.597,23 per respondents per year. The contribution of farming income to the whole income were 55,59%, 46,65%, and 41,65% respectively. Contribution of the cattle farming on the family earnings were 57,14% (A), 49,26% (B), and 44,32% (C). Although this business was not considered as the main business, the contribution was significant enough to be turned into the main business. Key words : Financial Contemplation, Cattle, Rubbish, Feed.
Kata Kunci : Tinjauan finansial, sapi potong, sampah, pakan