Laporkan Masalah

Relasi Kuasa Dalam Praktik Kemitraan Di Sektor Pendidikan (Studi Kasus: Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Yogyakarta

MOCH.FATKHURROHMAN, Dr. Nanang Indra Kurniawan, S.I.P., M.P.A.

2019 | Tesis | MAGISTER POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Studi ini hendak melacak relasi kuasa antar aktor dalam praktik kemitraan di SMKN 2 Yogyakarta. Oleh sebab itu, yang menjadi fokus penelitian ini adalah rasionalitas masing-masing aktor yang terdiri dari preferensi biaya yang dikeluarkan dan manfaat yang di dapatkan. Kemudian melakukan analisis perbandingan terhadap biaya dan manfaat untuk mengetahui relasi kuasa antar aktor. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang digabungkan dengan teknik analisis data menggunakan teori Pilihan Rasional. Pada kasus kemitraan di SMKN 2 Yogyakarta aktor-aktor yang terlibat adalah pihak SMKN 2 Yogyakarta termasuk di dalammnya jurusan Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Mesin dan Teknik Audio Video, PT. Krama Yudha Berlian dan PT. YPTI yang mewakili dunia industri, dan siswa yang mewakili masyarakat. Masing-masing aktor tersebut memiliki rasionalitas dalam menjalani praktik kemitraan yang terdiri dari biaya dan manfaat. Dengan melakukan proses negosiasi, mereka merundingkan setiap peran dan kebutuhan yang diperlukan dari praktik kemitraan tersebut. Temuan dalam penelitian ini adalah bahwa proses negosiasi yang dijalani oleh masing-masing aktor tersebut menghasilkan sebuah relasi yang tidak seimbang. Ketidak seimbangan relasi tersebut disebabkan oleh besarnya kewenangan dunia industri dalam menentukan jenis-jenis kemitraan yang akan di jalankan, keterbatasan sumber daya yang di miliki oleh sekolah dan terbatasnya peran siswa dalam praktik kemitraan. Dampaknya adalah hanya PT. Krama Yudha Berlian dan PT. YPTI saja yang mendapatkan manfaat cukup banyak. Sementara pihak sekolah yang di dalamnya termasuk jurusan-jurusan dan pihak siswa mendapatkan manfaat yang kurang maksimal. Maka untuk memperbaiki kondisi tersebut diperlukan proses negosiasi ulang antar aktor, terutama yang meliputi kewenangan masing-masing aktor dalam penentuan jenis kemitraan yang akan dijalankan dan peran dari aktor yang terlibat dalam praktik kemitraan ini. Kata Kunci: Kemitraan, Relasi Kuasa, Rasionalitas

This study wants to trace the power relations between actors in the practice of partnership in SMKN 2 Yogyakarta. Therefore, the focus of this research is the rationality of each actor consisting of the preference for the costs incurred and the benefits obtained. Then do a comparative analysis of costs and benefits to determine the power relations between actors. This study uses a qualitative method with a case study approach that is combined with data analysis techniques using Rational Choice theory. In the case of partnership in SMKN 2 Yogyakarta the actors involved were the SMKN 2 Yogyakarta included in the Department of Light Vehicle Engineering, Mechanical Engineering and Audio Video Engineering, PT. Krama Yudha Berlian and PT. YPTI who represents the industrial world, and students who represent the community. Each of these actors has rationality in carrying out partnership practices consisting of costs and benefits. By conducting a negotiation process, they negotiate every role and need needed from the partnership practice. The finding in this study is that the negotiation process undertaken by each of these actors results in an unbalanced relation. The imbalance of the relationship is caused by the size of the authority of the industrial world in determining the types of partnerships that will be run, the limited resources owned by schools and the limited role of students in partnership practice. The impact is only PT. Krama Yudha Berlian and PT. YPTI alone gets quite a lot of benefits. While the schools which include majors and students get less than the maximum benefits. So to improve this condition, it is necessary to renegotiate between actors, especially those covering the authority of each actor in determining the type of partnership to be carried out and the role of the actors involved in the practice of this partnership. Keywords: Partnership, Power Relations, Rationality

Kata Kunci : Kemitraan, Relasi Kuasa, Rasionalitas

  1. S2-2019-388942-abstract.pdf  
  2. S2-2019-388942-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-388942-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-388942-title.pdf