Laporkan Masalah

HUBUNGAN KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN INVESTASI DENGAN EKONOMI WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH

Dimas Yunus Tirtana, Dr. Luthfi Muta'ali, S.Si., M.T.

2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Pembangunan ekonomi merupakan proses ekonomi suatu daerah khususnya dalam perbaikan kinerja ekonomi dan kelembagaan. Investasi dalam pembangunan ekonomi bekerja sebagai katalisator. Perannya menjadi langkah alternatif pembiayaan daripada membebankan anggaran pemerintah. Masuk ke dalam era otonomi daerah memberi dampak keleluasaan, persaingan dan pacuan bagi pemerintah daerah agar mampu menarik investasi. Peran pemerintah daerah merupakan salah satu upaya strategis melalui produk kebijakan, pelayanan daerah dan branding daerah. Konsentrasi kegiatan ekonomi Indonesia terpusat di Pulau Jawa. Namun perbandingan terhadap provinsi lain, Jawa Tengah masih berada di bawah capaian DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kinerja ekonomi wilayah, keuangan daerah dan investasi serta menganalisis hubungan antara kinerja keuangan daerah dan investasi dengan kinerja ekonomi wilayah di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017. Metode yang digunakan dengan deskriptif kuantitatif melalui teknik analisis indeks komposit dan korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan terjadi variasi kinerja ekonomi wilayah, keuangan daerah dan investasi. Kinerja ekonomi wilayah dan keuangan daerah kota lebih baik daripada kabupaten. Kondisi perekonomian Jawa Tengah bagian tengah adalah yang terburuk, terjadi kesenjangan kota dan kabupaten dalam ketergantungan fiskal dan prioritas belanja modal serta realisasi investasi yang terkonsentrasi pada beberapa daerah saja. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja keuangan daerah dan investasi dengan kinerja ekonomi wilayah karena nilai signifikansi yang terbentuk sebesar 0,08 dan 0,092.

Economic development is an economic process in a region especially aimed to improve economic and institutional performance. In economic development, investment is an alternative financing source to government budgeted spending and serves as catalyst. The era of regional autonomy has given the local government freedom, competitiveness and incentive to attract investment. The regional government plays strategic roles by providing policies, public services and regional branding. Java is the centre of economic activities in Indonesia. Central Java performs poorly compared to other provinces in the island such as DKI Jakarta, West Java and East Java. This study aims to assess regional economic, financial and investment performance as well as to analyze the relationship between regional financial and investment performance with regional economic performance in Central Java Province in 2017. This study used quantitative descriptive method through composite index analysis techniques and spearman rank correlation. The results of the study show that there are variations in regional economic, regional financial and investment performance. The economic and financial performance in cities is better than in districts. The central area of Central Java scores the lowest economic performance and shows gap between cities and districts in terms of fiscal dependency and spending priority as well as disparity in investment that is concentrated in a small number of regions only. There is no significant relationship between regional financial and investment performance with regional economic performance because the significant values that formed are 0,08 and 0,092.

Kata Kunci : pembangunan ekonomi, kinerja ekonomi, ekonomi wilayah, keuangan daerah, investasi

  1. S1-2019-377561-abstract.pdf  
  2. S1-2019-377561-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-377561-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-377561-title.pdf