ANALYSIS OF INTRA-REGIONAL INDUSTRIAL TRADING COSMETIC COMMODITIES OF ASEAN
SITTY AMELIA, Tri Widodo, Prof., M.Ec.Dev., Ph.D.,
2019 | Tesis | MAGISTER SAINS ILMU EKONOMIDalam penelitian ini bertujuan memperlihatkan seberapa besar daya saing industri kosmetik yang diciptakan negara ASEAN-5 (Indonesia, Malaysia, Singapur. Philipina dan Thailand) dan analisis dilanjutkan dengan identifikasi factor-faktor determinan perdagangan intra-industri tersebut. Dengan menggunakan pendekatan Model Gravity Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dan cross section (data panel) yang yang terdiri dari data Standar hidup rata-rata (AVEGDPC), perbedaan market size antar negara (DGDP), perbedaan tingkat perekonomian antar negara (DGDPC), Nilai tukar mitra dagang (EXR2) dan jarak geogarfis antara negara(DIST). Data yang dianalisis mencakup data negara-negara ASEAN-5 pada periode 2003-2017. Hasil analisis menunjukan bahwah dari 20 observasi cross section perdagangan Philipina dengan mitranya Malaysia memiliki nilai daya saing yang paling tinggi dan analisis selanjutnya menunjukkan bahwa kelima variabel secara signifikan memiliki pengaruh yang bervariasi (positif dan negatif), terhadap perdagangan intra industry di ASEAN. Hal ini menunjukan bahwa perdagangan intra industry komoditi kosmetik sangat sensistif dipengaruhi oleh adanya perubahan-perubahan atau shock variable ekonomi.
ASEAN-5 countries (Indonesia, Malaysia, Singapore. Philippines and Thailand) and the analysis obtained by gathering the determinants of intra-industrial trade. Gravity Model Data used in this study are time series data and cross section (panel data) consisting of average living standard data (AVEGDPC), differences in market size between countries (DGDP), differences between countries (DGDPC), partner exchange rates trade (EXR2) and geographical distance between countries (DIST). The data analyzed includes the ASEAN-5 countries data in the 2003-2017 period. The results of the analysis show that from 20 observations of the cross section of Philippine trade with its Malaysian counterpart, the highest value of competitiveness and subsequent analysis shows that variables have a significant effect on diverse trade, against intra-industrial trade in ASEAN. This shows that the intra-industry trade in cosmetic commodities is very sensitive by changes or shocks in economic variables.
Kata Kunci : Cosmetics Industry, Gravity Model, International Trade