Analisis Pengembalian Kredit Petani Tebu Di Wilayah PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero)
RAHMAWATI SETIYANI, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.;Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M. Ec.
2019 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisPenyediaan kredit yang dikelola secara sederhana, transparan, tepat waktu dan tepat sasaran merupakan faktor penting dalam penyediaan modal bagi petani tebu. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui jumlah kredit yang diterima oleh petani tebu untuk usahatani tebu, (2) Mengetahui alokasi penggunaan kredit oleh petani tebu, (3) Mengetahui tingkat pengembalian kredit oleh petani tebu, (4) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengembalian kredit yang digunakan untuk usahatani tebu. Penelitian dilakukan pada tiga klaster wilayah kerja PTPN XI yaitu : Klaster Barat, Klaster Tengah dan Klaster Timur. Metode penentuan lokasi ditentukan secara purposive. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara responden. Untuk mengetahui jumlah kredit yang diterima oleh petani tebu, mengetahui alokasi penggunaan kredit oleh petani tebu, dan mengetahui tingkat pengembalian kredit oleh petani tebu menggunakan analisis deskriptif. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengembalian kredit yang digunakan untuk usahatani tebu oleh petani tebu menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kredit yang diterima petani tebu di wilayah PTPN XI bervariasi. Alokasi penggunaan kredit oleh petani responden di wilayah PTPN XI seluruhnya digunakan untuk menjalankan kegiatan usahatani tebu. Tingkat pengembalian kredit petani tebu pada Klaster Barat dan Klaster Tengah 100% berada pada kategori sangat tinggi (76-100%), sedangkan pada Klaster Timur 97% berada pada kategori sangat tinggi (76-100%) dan 3% berada pada kategori rendah (26-50%). Pengembalian kredit pada Klaster Barat dipengaruhi secara positif signifikan oleh faktor luas lahan, jumlah tanggungan dalam keluarga dan suku bunga kredit, serta dipengaruhi secara negatif signifikan oleh faktor pengalaman usahatani tebu dan pendidikan. Pada Klaster Tengah pengembalian kredit dipengaruhi secara positif signifikan oleh faktor pengalaman usahatani tebu, luas lahan, dan suku bunga kredit. Pada Klaster Timur pengembalian kredit dipengaruhi secara positif signifikan oleh faktor luas lahan dan pendapatan usahatani tebu, serta dipengaruhi secara negatif signifikan oleh pendidikan.
Provision of credit which is managed in a simple, transparent, timely and targeted manner is an important factor in providing financial capital for sugarcane farmers. The objectives of this study are (1) To find out the amount of credit that received by sugarcane farmers for sugarcane farming, (2) Knowing the allocation of credit used by sugarcane farmers, (3) Knowing the rate of return on credit by sugarcane farmers, (4) Knowing the factors affect the rate of return of credit used for sugarcane farming. The study was conducted on three clusters of PTPN XI working areas, namely: West Cluster, Middle Cluster and East Cluster. The method of determining the location was determined purposively. This study was use primary and secondary sources of data. The data was collected by observation and interview respondents method. Descriptive analysis was used to find out the amount of credit received by sugar cane farmers, the allocation of credit usage by sugarcane farmers, and the rate of return of credit by sugarcane farmers. Multiple linear regression analysis was used to find out the factors that influence the rate of return of credit used for sugarcane farming by sugarcane farmers. The results showed that the amount of credit received by sugarcane farmers in PTPN XI is varied. The allocation of credit usage by respondent farmers in PTPN XI was all used to carry out sugarcane farming activities. The rate of return of sugarcane farmers' credit in West and Central Cluster was 100% in the very high category (76-100%), while about 97% in East Cluster was in the very high category (76-100%) and 3% of them was in the low category ( 26-50%). Credit repayments in the Western Cluster was positively and significantly affected by land area, number of dependents in the family and credit interest rates. It was negatively and significantly influenced by sugarcane farming experience and education factors. In the Middle Cluster the return of credit is positively and significantly affected by the factors of sugarcane farming experience, land area, and credit interest rates. In the East Cluster the return of credit is positively and significantly affected by land area and sugarcane farming income factors. It was also negatively and significantly affected by education.
Kata Kunci : Modal, Pengembalian Kredit, Regresi Linear Berganda, Capital, Credit Return Rate, Multiple Linear Regression