Laporkan Masalah

ANALISIS PERUBAHAN PENDAPATAN PENGGEMUKAN SAPI PERANAKAN ONGOLE DARI KANDANG TERBUKA MENJADI TERTUTUP

Husna, Aini, Ir. Made Arya Wiguna,SU

2002 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pendapatan penggemukan sapi Peranakan Ongole dari kandang terbuka menjadi tertutup. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 9 September sampai dengan 8 Desember 2002. Enam ekor sapi Peranakan Ongole dibagi menjadi dua kelompok , perlakuan kandang tertutup dengan rerata berat badan awal 224,67111, 32 kg dan perlakuan kandang terbuka dengan rerata berat badan awal 221,00113,12 kg. Pakan yang diberikan berupa konsentrat dan jerami padi (sebanyak 3% berat badan) dengan perbandingan 60:40 (dasar bahan kering). Variabel yang diukur meliputi temperatur dan kelembaban udara, konsumsi pakan, pertambahan berat badan, harga pakan, nilai pertambahan berat badan, konversi pakan, dan feed cost per gain. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t dan analisis anggaran parsial. Hasil uji t menunjukkan bahwa perbedaan perlakuan kandang tertutup dan terbuka tidak berpengaruh terhadap konsumsi PK (7,54 dan 8,24 g/kg BBM/hr), konversi pakan (17,83 dan 14,83), dan pertambahan berat badan (30,3312,33 dan 40,0013,21 kg ). Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05) terhadap konsumsi BK (97,85 dan 106, 56 g/kg BBM/hr), konsumsi TDN (38,45 dan 41,17 g/kg BBM/hr), dan konsumsi air minum (0,31 dan 0,43 ltr/kg BBM/hr) -. - Hasil analisis anggaran parsial menunjukkan bahwa pemeliharaan sapi PO ;jantan pada kandang tertutup menyebabkan perubahan, yaitu kerugian sebesar Rp. 72.000,00 dan ( keuntungan sebesar Rp. 21.141,90. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemeliharaan sapi PO jantan pada kandang tertutup memberikan pengaruh negatif dan menimbulkan kerugian sebesar Rp. 50.858,10. Kata Kunci : (Analisis anggaran parsial, sapi PO, bentuk kandang)

This research was conducted to investigate the income changing of male Ongole crossbreed cattle raised from open to close barn. This research was done since the 9th September until 8th December 2002. Six male Ongole Crossed cattles were devided into two groups. The first group kept on the close barn and the second group kept on the open barn. The average of early body weight of the first and second groups were 224 ,67111,32 kg and 221,00113,12kg. The diets were 60% concentrate and 40% rice straw, were given 3% of body weight based on dry matter. The collected data were temperature and humidity of barn, feed intake, gain weight, feed cost, gain weight value, feed conversion, and feed cost per gain. Student's test showed that barn type has no significantly effect on CP intake (7.54 and 8.24 g/kg MBW/day), feed conversion (17.83 and 14.83), and gain (30.3312.33 and 40.0013.21). Statistic analysis has significantly effect (P<0.05) on intake of dry matter (97.85 and 106.56 g/kg MBW/day), TDN (38.45 and 41.17 g/ kg MBW/day) and water (0.31 and 0.43 1/kg MBW/day). Partial budget analysis showed that close barn gave negative effect to the income as much as Rp. 50,858.10. Key world : (Partial budget analysis, Ongole Crossbreed Cattle, barn type)

Kata Kunci : Analisis anggaran parsial, sapi PO, bentuk kandang

  1. S1-FPT-2003-AINIHUSNA-abstract.pdf  
  2. S1-FPT-2003-AINIHUSNA-bibliography.pdf  
  3. S1-FPT-2003-AINIHUSNA-tableofcontents.pdf  
  4. S1-FPT-2003-AINIHUSNA-title.pdf