MANAJEMEN KANDANG KELOMPOK DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI DAN PENDAPATAN PETERNAK SAPI POTONG DI KABUPATEN BANTUL
Arti, Tri Endah Budi, Ir. Sudi Nurtini, SU
2002 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen kandang kelompok dalam penerapan teknologi dan pendapatan peternak sapi potong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2000 sampai Maret 2001. Materi dalam penelitian ini adalah dua puluh peternak : yang tergabung dalam kandang kelompok yaitu kelompok Sidomulyo, kelompok Sidodadi, kelompok Sidorejo dan kelompok Andini Makmur di kecamatan Jetis, dan kelompok . Ngudi Lestari di kecamatan Bambanglipuro, serta kelompok Sidorukun di kecamatan Sewon. Selain itu juga diambil peternak yang bukan anggota kandang kelompok sebanyak dua puluh responden, yaitu peternak di kecamatan Bambanglipuro dan kecamatan Pleret secara Convenience Sampling. Data jumlah teknologi yang diterapkan masing-masing kelompok responden diuji dengan uji t~test, sedangkan pendapatan peternak dianalisis dengan analisis pendapatan. Berdasarkan hasil t-test 'bahwa jumlah teknologi yang diterapkan antara kandang kelompok dengan bukan kandang kelompok terdapat perbedaan (P<0,05). Pendapatan peternak yang tergabung dalam kandang kelompok sebesar Rp 25.158,60/UT/th, sedangkan pendapatan peternak yang tidak tergabung dalam kandang kelompok sebesar Rp -85.602,51/UT/th. (Kata Kunci : Kandang kelompok, Teknologi, Pendapatan, Sapi Potong)
The experiment was conducted to determine the effect management of group of stable on applied technology and farmers of beef cattle's income. The experiment was done on November 2000 until March 2001. The object of this experiment were 20 farmers who joined on group of stable, there were Sidomulyo, Sidodadi, Sidorejo and Andini Makmur groups in sub district Jetis and Ngudi Lestari group in sub district Bambanglipuro also Sidorukun group in sub district Sewon. Beside those groups, the experiment also taken 20 farmers who weren't the member of group of stable, there were farmers of sub district Bambanglipuro and Pleret with Convinience Sampling. The total data of technology that were applied on each groups of respondent was tested with t-test, while farmer's income were analysed used income analysis. According to t-test, the amount of technology which was applied between group of stable and weren't group of stable were significant different (P<0,05). Farmer's income who joined on group of stable are Rp 25.158,60 per cattle unit per year, while farmer's income who were'nt the member group of stable are Rp - 85.602,51 per cattle unit per year. (Key Words : Group of Stable, Technology, Income, Beef Cattle)
Kata Kunci : Kandang kelompok, Teknologi, Pendapatan, Sapi Potong