Laporkan Masalah

ANALISIS KINERJA PT TSPI SEBELUM DAN SESUDAH AKSI KORPORASI KONVERSI HUTANG MENJADI MODAL SENDIRI

MULYATI SUHARTINI, I Wayan Nuka Lantara, M.Si.,Ph.D.,

2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

Penggunaan sumber modal dalam bentuk hutang pada awalnya bertujuan untuk menambah aset perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Namun hutang dapat menjadi beban ketika kondisi perusahaan tidak berjalan dengan baik. PT TSPI mengalami kesulitan dalam melunasi hutang dan beban bunga yang tinggi, ditambah dengan krisis harga minyak yang mempengaruhi industri minyak dan gas serta industri pendukungnya. Hal tersebut mempengaruhi kinerja PT TSPI dalam menjalankan kegiatan operasional seharihari karena terganggunya likuiditas, solvabilitas dan profitabillitas perusahaan. Untuk itu dibutuhkan langkah-langkah strategis yang dapat membantu kondisi keuangan menjadi lebih sehat dan membuat PT TSPI dapat bertahan di dalam kondisi krisis harga minyak dunia. Langkah strategis yang diambil PT TSPI adalah dengan merestrukturisasi hutang menjadi modal yang tujuan untuk meningkatkan likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas dengan harapan dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Untuk itu penelitian mengenai debt to equity swap ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh restrukturisasi hutang ke modal terhadap kinerja perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data keuangan perusahaan yang terdiri dari laporan laba dan rugi dan neraca dengan periode 5 tahun sebelum dan sesudah restrukturisasi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari rasio keuangan ROE, DER, CR, NPM, ROA, Quick Ratio dan Current Ratio. Untuk menjawab hipotesis rasio keuangan, penelitian ini menggunakan metode analisis data Uji beda Wilcoxon Signed Test. Hasil penelitian restrukturisasi hutang menjadi modal memberikan pengaruh terhadap kinerja perusahaan dengan meningkatnya rasio likuiditas dan solvabilitas, tetapi restrukturisasi hutang menjadi modal belum dapat meningkatkan kinerja perusahaan dari sisi profitabilitas.

The use of capital resources from debt was to increase the company's assets and income. However, debt can be a burden when the company's condition does not go well. PT TSPI run into difficulties in paying off debt and high interest expenses, coupled with the oil price crisis that affected the oil and gas industry and its supporting industries. This affected PT TSPI's performance in carrying out daily operations due to disruption of liquidity, solvency and profitability of the company. Therefore, PT TSPI must take strategic actions in order to improve financial conditions and to survive in the oil price crisis. The strategic actions taken by PT TSPI is to do financial restructuring throught debt to equity swap with the purpose of increasing liquidity, solvency and profitability in order to increase the company's performance. Therefore, this study aims to analyze the effect of debt to equity swap on company performance. The data used in this study are the company's financial data consist of statements of profit and loss and balance sheets with a period of 5 years before and after restructuring. The variables used in this study are financial ratios consist of ROE, DER, CR, NPM, ROA, Quick Ratio and Current Ratio. The data analysis method used to answer hypothesis on financial ratios is the Wilcoxon Signed Test. The results showed that debt to equity swap has increased liquidity and solvency performance; however, debt to equity swap has not been able to increase company profitability.

Kata Kunci : Debt to equity swapt, Company Performance, Wilcoxon signed Test

  1. S2-2019-417490-abstract.pdf  
  2. S2-2019-417490-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-417490-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-417490-title.pdf