Pengembangan Kawasan Geopark Kaldera Toba di Kabupaten Samosir
SAHALA FRANSISKUS M, Dr. Luthfi Muta'ali, M.T; Dr. Sudrajat, M.P
2019 | Tesis | MAGISTER GEOGRAFIGeopark merupakan sebuah daerah dengan batasan yang sudah ditetapkan dengan jelas dan memiliki kawasan permukaan yang cukup luas untuk pembangunan ekonomi lokal. Geopark tidak hanya terdiri atas sejumlah keragaman geologi yang memiliki kepentingan khusus, kelangkaan dan keindahan yang dikenal dengan warisan geologi, namun juga keragaman budaya dan keragaman biotik. Sebagai salah satu kabupaten yang termasuk ke dalam Kawasan Geopark Kaldera Toba, Kabupaten Samosir memiliki berapa keunikan yaitu merupakan kabupaten yang seluruh wilayah administrasinya merupakan Kawasan Geopark Kaldera Toba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik geopark dari setiap geosite, menganalisis perkembangan pengelolaan geopark dan merumuskan strategi pengembangan geopark kaldera toba di Kabupaten Samosir. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan 2 pendekatan yaitu secara kuantitatif dan juga kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan juga data sekunder. Teknik pengumpulan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dalam penilitian ini adalah deskriptif, analisis kuantifikasi geowisata dan juga Analysis Hierarchi Process (AHP). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Karakteristik Geopark dari geodiversity terbagi menjadi 5 geosite utama, yang nilai tingkat kelayakan berdasarkan analisis geowisata masih rendah dan hanya satu geosite yang masuk klasifikasi sedang. Disamping itu situs biodiversity yang ada berjumlah 4 situs dan culturaldiversity berjumlah tujuh situs budaya. (2) Faktor pendukung pengembangan geopark di Kabupaten Samosir belum maksimal dikarenakan masih lemahnya regulasi kebijakan yang ada, infrastruktur yang belum merata dan juga masih rendahnya partisipasi masyarakat yaitu dalam level pasif partisipasi. (3) Strategi pengembangan Kawasan Geopark Kaldera Toba di Kabupaten Samosir dengan analisis AHP, menunjukkan bahwa strategi yang paling prioritas adalah strategi aspek pengembangan masyarakat, kriteria yang diharapkan adalah melibatkan masyarakat setempat dalam penyusunan program-program kegiatan geopark.
Geopark is an area with boundaries that have been clearly defined and have a large surface area for local economic development. Geopark not only consists of a number of geological diversity that has special interests, scarcity and beauty known as geological heritage, but also cultural diversity and biotic diversity. As one of the districts included in the Toba Caldera Geopark Region, Samosir Regency has a unique location, which is a district where the entire administrative area is the Toba Caldera Geopark Region. This study aims to determine the geopark characteristics of each geosite, analyze the development of geopark management and formulate a strategy to develop Toba Caldera Geopark in Samosir Regency. The method used is to use 2 approaches, namely quantitatively and also qualitatively. The data used in this study are primary data and also secondary data. The sample collection technique is done by purposive sampling technique. The data analysis techniques in this study were descriptive, geotourism quantification analysis and also Analysis Hierarchy Process (AHP). The results showed that (1) Geopark Characteristics of geodiversity is divided into 5 main geosites, the value of the level of eligibility based on geotourism analysis is still low and only one geosite is classified as medium. Besides that there are 4 sites of biodiversity fighting sites and cultural diversity superimposed seven cultural sites. (2) Supporting factors for the development of geopark in Samosir Regency have not been maximized due to the weakness of existing policy regulations, uneven infrastructure and also the low level of community participation at the combined participation level. (3) Strategy for developing the Toba Caldera Geopark Area in Samosir Regency using AHP analysis, determining the most priority strategy, the strategy developed by the community, the criteria needed is to involve the community in planning geopark activity programs.
Kata Kunci : Geopark, Pengembangan, AHP, Kabupaten Samosir