KESIAPSIAGAAN POTENSI PENCARIAN DAN PERTOLONGAN KABUPATEN SLEMAN DALAM MENGHADAPI BENCANA ERUPSI GUNUNG MERAPI
ERSIANA INTANSARI, Dr. Estuning Tyas Wulan Mei, M.Si; Dr. dr. Bambang Hasta Yoga, Sp.KJ
2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN BENCANAErupsi Gunung Merapi pada tahun 2010 mengakibatkan 346 jiwa meninggal dunia dengan jumlah 150.000 lebih penduduk mengungsi. Bencana tersebut menjadikan kesiapsiagaan para tim pencarian dan pertolongan sangat diperlukan. Pencarian dan Pertolongan merupakan wewenang dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Dalam hal ini Potensi Pencarian dan Pertolongan (Potensi SAR) berperan membantu tim Rescuer Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik Potensi SAR, menganalisa keterlibatan Potensi SAR dalam program Kantor SAR Yogyakarta dan mengidentifkasi tingkat kesiapsiagaan Potensi SAR. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan accidental sampling. Pengambilan data primer dengan kuesioner. Penghitungan kesiapsiagaan dengan rumus LIPI. Hasil dari penelitian didapatkan data karakteristik Potensi SAR mayoritas berjenis kelamin laki-laki di usia produktif, dan bekerja sebagai karyawan swasta. Keikutsertaan dalam program Kantor SAR Yogyakarta adalah minimal mengikuti 2 jenis pelatihan dan mengikuti pertemuan potensi SAR yang dilaksanakan setiap bulan, 2bulan maupun 3 bulan. Potensi SAR Kabupaten Sleman memiliki tingkat kesiapsiagaan yang tergolong sangat siap dengan nilai 85. Kata kunci : Kesiapsiagaan, Potensi SAR, Pencarian dan Pertolongan, Erupsi Gunung Merapi
Eruption Merapi in 2010 caused 346 people died and more than 150,000 people evacuated. The disaster made the preparedness of the search and rescue teams indispensable. In Indonesia, search and rescue is responsibility of the National Search and Rescue Agency (Basarnas). In this case, Search and Rescue Community-based Group (Potensi SAR) take part in help the team rescuer Basarnas. This study aims to for any identifying characteristic of Potensi SAR, analyzes the participation of Potensi SAR in the Yogyakarta SAR Office Program and identify the level of preparedness Potensi SAR. Research is the quantitative study by the survey and sampling methods of accidental. Primary data collection with the questionnaire. Calculation of preparedness by using LIPI formula. The result of the study found that characteristics of Potensi SAR were mostly male in productive age, and worked as private employees. Participation in the Yogyakarta SAR Office Program is to participate in at least 2 types of training and attend Potensi SAR meetings which are held every month, 2 months or 3 months. Potensi SAR Sleman has a level of preparedness that is classified as very prepared with a value of 85 Keywords: Preparedness, Potensi SAR, Search and Rescue, Merapi eruption
Kata Kunci : Kesiapsiagaan, Potensi SAR, Pencarian dan Pertolongan, Erupsi Gunung Merapi