Laporkan Masalah

Comparative Advantage and Forecasting of Indonesian Cut Flower

NIZA ARUMTA, Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec; Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc

2019 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Laporan statistik menunjukkan tren peningkatan produksi, luas panen dan produktivitas dan ini menunjukkan bahwa bunga potong Indonesia mungkin memiliki keunggulan komparatif.Permasalahan muncul ketika ekspor bunga potong Indonesia berfluktuasi secara dinamis dan mengalami tren penurunan. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) membandingkan keunggulan komparatif bunga potong di Indonesia dan negara-negara mitra; (2) menjelaskan perubahan dinamis keunggulan komparatif bunga potong; (3) memahami faktor penentu ekspor ekspor bilateral antara Indonesia dan negara-negara mitra; (4) menentukan model yang sesuai untuk menjelaskan produksi dan ekspor bunga potong Indonesia; dan (5) memprediksi jumlah produksi dan ekspor bunga potong untuk 2 tahun ke depan. Penelitian ini menerapkan ekspor data bunga potong dan total ekspor selama 2008-2017 untuk Indonesia dan negara-negara mitra untuk mengukur keunggulan komparatif dengan RCA, BRCA dan TCI. Korelasi peringkat Spearman untuk memeriksa perubahan orientasi ekspor untuk bunga potong.Selanjutnya data seri dan tujuh negara tujuan ekspor (Malaysia, Vietnam, Singapura, Cina, Jepang, Belanda dan Arab Saudi) sebagai data cross-sectional yang digunakan pada regresi panel dengan pendekatan model gravitasi.Produksi data triwulanan dan jumlah ekspor bulanan bunga potong dan krisan yang diperkirakan oleh ARIMA.Hasilnya menunjukkan bahwa negara-negara mayoritas dalam penelitian ini menunjukkan tidak memiliki keunggulan komparatif di pasar internasional.Indonesia mengalami orientasi ekspor yang mengalami perubahan "sedang" antara 2010 dan 2017.Hasil dari bilateral ekspor bunga potong Indonesia menyiratkan variabel dengan tanda-tanda yang sesuai teori adalah ukuran ekonomi dan nilai tukar sedangkan variabel-variabel dengan tanda berlawan dengan teori adalah jarak dan keterbukaan perdagangan.Untuk perkiraan produksi bunga krisan dan krisan di Indonesia menunjukkan tren peningkatan sementara data ekspor bulanan menunjukkan tren menurun pada 2018-2019.

The statistical reports show the increasing trend of production, harvested area and productivity and it indicates that Indonesian cut flower may have comparative advantage. The problems are arising as the export of Indonesian cut flower fluctuates dynamically and experiences the decreasing trend. The objectives of the research are: (1) comparing the comparative advantages of cut flower in Indonesia and partner countries; (2) explaining the dynamic changes of cut flower comparative advantage; (3) understanding the export determinants of bilateral export between Indonesia and partner countries; (4) determining appropriate model to explain production and export of Indonesian cut flower; and (5) predicting the quantity of production and export of cut flower for the next 2 years. This study applies data export on cut flower and total export during 2008-2017 for Indonesia and partner countries to measure the comparative advantage with RCA, BRCA and TCI. The Spearman Rank Correlation to examine the changes export orientation for cut flower. Further the series data and the seven destination export countries (Malaysia, Vietnam, Singapore, China, Japan, Netherlands and Saudi Arabia) as the cross-sectional data employed on the panel regression with the basic gravity model. Quarterly data production and monthly export quantity of cut flower and chrysanthemum forecasted by ARIMA. The results show that the majority countries in this study show comparative disadvantage in international market. Indonesia experiences moderate changing export orientation between 2010 and 2017. The result of Indonesian cut's flower export flows imply the variables with corroborate signs are size of economy and exchange rate while those variables with the opposite sign are distance and trade openness. For forecasting of both Indonesian cut flower and chrysanthemum quarterly production show the increasing trend while the monthly export data show downward trend in 2018-2019.

Kata Kunci : comparative advantage, cut flower, forecasting

  1. S2-2019-418780-abstract.pdf  
  2. S2-2019-418780-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-418780-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-418780-title.pdf