A Journey to Ethical Life: A Moral Reading on William Shakespeare's Othello through The Nasirean Ethics of Nasir Al-Din Al-Tusi
MOCHAMMAD DWI TEGUH PRASETYA, Drs. Muh. Arif Rokhman, M.Hum. Ph.D
2019 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRISPenelitian ini adalah sebuah upaya untuk pembacaan moral atas drama Othello oleh Shakespeare melalui etika Nasiri (Akhlaq-i Nasiri) karya Nasir Al-Din Al-Tusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehidupan etis karakter di dalamnya, bagaimana nilai keutamaan dan penyakit jiwa direfleksikan, sekaligus menganalisis kehidupan sosial dan politik di Othello sebagaimana disarikan dari interaksi karakter di dalamnya. Untuk melakukan penelitian tersebut, data dari drama Shakespeare akan dikumpulkan dan diinvestigasi sedemikian rupa, dan untuk diskusi utamanya, materi dari Etika Nasiri Al-Tusi yang sudah dipilih akan digunakan sebagai dasar penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam eksistensi manusia di alam semesta, mendidik sifat kebajikan dan membersihkan penyakit jiwa adalah hal yang paling penting. Othello, Iago, dan Roderigo terjangkiti dengan keburukan dalam jiwa, yaitu kualitas yang terjadi ketika nilai keutamaan tidak berada di ekuilibrium. Dalam kaitannya dengan kehidupan sosial dan politik, elemen etika keadilan dan cinta adalah sangat penting, begitu juga dengan kehadiran hukum, pemimpin yang adil, dan sistem uang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mendidik moralitas serta nilai keutamaan seharusnya menjadi akar dari setiap peradaban.
This research is an attempt of offering a moral reading of Shakespeare's Othello through The Nasirean Ethics (Akhlaq-i Nasiri) by Nasir Al-Din Al-Tusi. It aims to analyse the ethical life of the characters in it, how virtues and vices of a human soul are being reflected, as well as the social and political life in Othello as reflected by the interaction of its characters. In conducting the research, excerpts from the play are accordingly collected and investigated, and for the primary discussion, the selective materials from The Nasirean Ethics of Al-Tusi are deliberately employed. The result of the research shows that in man's existence within the universe, cultivating virtue and removing vices are things of most importance. Othello, Iago, and Roderigo are perplexed by the vices of the soul, a quality when the golden mean of virtue is not at equilibrium. In social and political life, the ethical components of justice and love are necessary as well as the presence of law, just arbitrator, and money. This research suggests that the cultivation of morality and ethics should be the ground of every civilization.
Kata Kunci : virtue, vices, human soul, justice, ethics, love, Othello, Akhlaq-i Nasiri