EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM KABUPATEN SEHAT DI KABUPATEN BLITAR
HANDY TWINOSA, Ir. Agam Marsoyo, M.Sc., Ph.D.
2019 | Tesis | MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAProgram Kabupaten Sehat merupakan satu upaya Pemerintah Kabupaten Blitar untuk menciptakan suatu kondisi kabupaten yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk. Program ini dilaksanakan melalui beberapa kegiatan yang berfokus kepada peningkatan mutu kualitas dasar manusia seperti jamban, IPAL, sampah, taman kota, dan sungai bersih. Namun, upaya ini ternyata belum memberikan kontribusi maksimal dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Hal ini ditandai dengan belum meratanya program yang dilaksanakan oleh pemerintah dapat menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Blitar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengevaluasi hasil (output) implementasi Program Kabupaten Sehat di Kabupaten Blitar dari kriteria penilaian efektivitas dan keberlanjutan; dan (2) Mengevaluasi manfaat (outcome) implementasi Program Kabupaten Sehat di Kabupaten Blitar. Penelitian ini berlokasi 14 kecamatan di Kabupaten Blitar yang merupakan kecamatan dimana Program Kabupaten Sehat dilaksanakan. Penelitian ini merupakan penelitian deduktif kuantiatif dan kualititatif dengan strategi analisis menggunakan pendekatan eksplanatoris sekuensial. Teknik analisa menggunakan statistik deskriptif dan inferensial serta teknik kualitatif menggunakan model Milers dan Huberman. Sampel penelitian adalah rumah tangga di 14 kecamatan yang dilaksanakan Program Kabupaten Sehat sebanyak 348 rumah tangga. Teknik sampling data kuantitatif dilakukan melalui tahap simple cluster sampling dan simple random sampling. Sedangkan sampel kualitatif adalah narasumber dari pemangku kepentingan dan masyarakat yang dipilih secara purposive sampling. Temuan dari penelitian mengenai evaluasi output implementasi Program Kabupaten Sehat yang dianalisis melalui 5 kegiatan yang dilaksanakan dengan menggunakan kriteria evaluasi efektivitas dan keberlanjutan hampir seluruh kegiatan telah tercapai output-nya. Hanya 1 kegiatan yaitu Kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang tidak semuanya memenuhi kriteria evaluasi. Sedangkan outcome Program Kabupaten Sehat juga memenuhi indikator evaluasi outcome yang telah ditentukan. Hal ini ditandai dengan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat telah sesuai dengan tujuan diadakannya Program Kabupaten Sehat, yaitu terciptanya suatu kawasan yang bersih, nyaman, aman dan sehat bagi masyarakat.
The Kabupaten Sehat Program is an effort by the Blitar Regency Government to create a district that is clean, comfortable, safe and healthy for residents to inhabit. This program was implemented through several activities that focus on improving the quality of basic human qualities such as latrines, WWTPs, garbage, city parks, and clean rivers. However, this effort turned out to have not made a maximum contribution in achieving the expected goals. This was indicated by the unevenness of programs implemented by the government that can reach all regions in Blitar Regency. This study aims to (1) evaluate the results (outputs) of the implementation of the Kabupaten Sehat Program of Blitar Regency from the criteria for evaluating effectiveness and sustainability; and (2) Evaluate the outcomes of the implementation of the Kabupaten Sehat Program in regency of Blitar. This research had taken places in 14 sub-districts in regency of Blitar which is a sub-district where the Kabupaten Sehat Program was implemented in. This study was a qualitative and qualitative deductive research with an analysis strategy using a sequential explanatory approach. The analysis technique uses descriptive and inferential statistics and qualitative techniques using the Milers and Huberman models. The study sample were households in 14 sub-districts which were included in the Kabupaten Sehat Program as many as 348 households. Quantitative data sampling techniques were completed through simple cluster sampling and simple random sampling stages. While the qualitative sample was done by taking several stakeholders and community as resources, which were selected by purposive sampling. The findings of the study on evaluating the implementation output of the Kabupaten Sehat Program which were analyzed through 5 activities which were running by the effectiveness and sustainability criteria, shows that almost all activities had achieved the output. The study shows that only 1 activity, Kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat that did not meet all the evaluation criteria. While the Kabupaten Sehat Program outcome also fulfills the specified outcome evaluation indicators. This was indicated by the benefits felt by the community in accordance with the objectives of the Kabupaten Sehat Program, namely the creation of an area that is clean, comfortable, safe and healthy for the community.
Kata Kunci : Evaluasi, Implementasi, Program