Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS PELATIHAN TERHADAP PERAN POTENSI PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DALAM MENDUKUNG OPERASI TANGGAP DARURAT Kasus Bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Barat

ATIEK LESTARI, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, ST, MT, Ph.D. ; Dr.rer.nat. Djati Mardiatno

2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN BENCANA

Gempa bumi yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Barat menimbulkan korban jiwa dan kerusakan yang besar. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berperan penting dalam fase tanggap darurat pada klaster pencarian dan pertolongan. Unsur Potensi Pencarian dan Pertolongan juga membantu Basarnas dalam melakukan pencarian dan pertolongan kepada korban. Basarnas melakukan pembinaan dengan memberikan pelatihan kepada Potensi Pencarian dan Pertolongan yang ada di NTB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan yang telah dilaksanakan oleh Basarnas Mataram terhadap peran Potensi Pencarian dan Pertolongan dalam mendukung Operasi Tanggap Darurat. Penelitian ini menggunakan metode campuran tidak berimbang. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh anggota populasi yaitu peserta Pelatihan Pencarian dan Pertolongan Tahun 2018 yang berjumlah 35 orang. Evaluasi menggunakan Model Kirkpatrick tiga tahap yaitu reaksi, pembelajaran, dan perubahan perilaku. Data kuantitatif diolah menggunakan statistik deskriptif dan analisis Korelasi Pearson Product Moment. Data kualitatif digunakan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan hasil analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelatihan dilihat dari tingkat reaksi peserta terhadap pelatihan adalah sangat memuaskan, peningkatan kapasitas dilihat dari tingkat pembelajaran peserta sangat baik, dan perubahan perilaku yang difokuskan pada peran dalam Operasi Tanggap Darurat Gempa Bumi di NTB Tahun 2018 termasuk aktif. Terdapat hubungan yang positif dan kuat antara kualitas pelatihan dan peningkatan kapasitas, dan hubungan positif sedang antara peningkatan kapasitas dengan peran dalam Operasi Tanggap Darurat.

The earthquake that hit West Nusa Tenggara Province caused huge casualties and damage. The National Search and Rescue Agency (Basarnas) has important role in the emergency response phase in the search and rescue cluster. Search and Rescue Potential elements also help Basarnas in conducting searches and rescue to victims. Basarnas provides training to Search and Rescue Potential in NTB. This study aims to analyze the effectiveness of the training conducted by the Mataram Basarnas on the role of Search and Rescue Potential in supporting Emergency Response Operations. This study uses a concurrent embedded method. Respondents in this study were all members of the population who participated in the Search and Rescue Training in 2018, totaling 35 people. The evaluation uses Kirkpatrick's three stages: reaction, learning, and behavior change. Quantitative data is processed using descriptive statistics and Pearson Product Moment Correlation analysis. Qualitative data is used to explain and describe the results of quantitative analysis. The results showed that the quality of training seen from the level of participants reactions to training was very satisfying, capacity building was seen from the participants' level of learning very well, and behavioral changes focused on roles in the 2018 Earthquake Emergency Response Operations included active. There is a positive and strong relationship between the quality of training and capacity building, and a moderate positive relationship between capacity building and roles in Emergency Response Operations.

Kata Kunci : Basarnas, Pencarian dan Pertolongan, Model Kirkpatrick, Kualitas Pelatihan, Peningkatan Kapasitas

  1. S2-2019-420149-abstract.pdf  
  2. S2-2019-420149-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-420149-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-420149-title.pdf