HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, ZAT GIZI MAKRO DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PEMULIHAN DENGAN STATUS GIZI BALITA (6-59 BULAN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POLEANG TIMUR KABUPATEN BOMBANA
ASTY QIRANA, Dr. Ir. I Made Alit Gunawan, M.Si dan Dr. Siti Helmiyanti, DCN, M.Kes
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATLatar Belakang : Kabupaten Bombana merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara yang masih menghadapi masalah gizi kurang dan buruk, dimana pada tahun 2017 ditemukan kasus gizi buruk sebanyak 20 balita. Khusus untuk wilayah kerja Puskesmas Poleang Timur Kabupaten Bombana ditemukan kasus gizi kurang sebesar 88 anak balita. Masalah gizi disebabkan oleh beberapa faktor baik secara langsung maupun tidak langsung. Asupan zat gizi merupakan salah satu penyebab langsung yang dapat mempengaruhi status gizi balita. Asupan zat gizi dapat diperoleh dari beberapa zat gizi diantaranya zat gizi makro seperti karbohidrat, lemak dan protein. Program intervensi yang dilakukan pemerintah terhadap kasus gizi buruk dan kurang adalah program PMT pemulihan. PMT pemulihan khususnya bagi kelompok rawan pangan merupakan salah satu strategi suplementasi dalam mengatasi masalah gizi. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan asupan energi, zat gizi makro (karbohidrat, lemak, protein) dan PMT pemulihan dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Poleang Timur Kabupaten Bombana. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan crosectional study. Sampel penelitian yaitu balita umur 6-59 bulan berjumlah 92 balita dengan kriteria inklusi balita terdaftar menerima PMT pemulihan, balita dengan usia termuda dalam keluarga, memiliki KMS/buku KIA dan orang tua responden bersedia mengikuti penelitian dengan mengisi informed consent yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Sedangkan kriteria eksklusi yaitu balita yang menderita penyakit cacat fisik, penyakit berat (jantung, kanker ginjal, TBC yang dinyatakan secara medis. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kuesioner dan formulir food recall 24 jam, serta pengukuran berat badan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil : Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara variabel asupan energi (OR=4,0), asupan zat gizi makro yaitu asupan karbohidrat (OR=4,4), lemak (OR=4,1), protein (OR=2,9) dengan status gizi. Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor yang berkontribusi terhadap status gizi adalah asupan karbohidrat, asupan lemak dan pengetahuan gizi. Kesimpulan : Asupan energi dan asupan zat gizi makro (karbohidrat, lemak, protein) berhubungan dengan status gizi balita, sedangkan PMT pemulihan, penyakit infeksi, jumlah anggota keluarga, pengetahuan gizi, dan pola asuh tidak berhubungan dengan status gizi balita
Background: Bombana Regency is one of the regencies in Southeast Sulawesi Province which still faces problems of malnutrition and poor nutrition, wherein 2017 there were 20 cases of malnutrition. Specifically for the working area of Poleang Timur Community Health Center, Bombana Regency, there were found cases of malnutrition of 88 children under five. Nutritional problems are caused by several factors, both directly and indirectly. Intake of nutrients is one of the direct causes that can affect the nutritional status of children. Intake of nutrients can be obtained from several nutrients including macronutrients such as carbohydrates, fats, and proteins. The government's intervention program on cases of malnutrition and lack of recovery is a PMT program. PMT recovery, especially for food insecurity groups, is one of the strategies for supplementation in overcoming nutritional problems. Objective: To determine the relationship between energy intake, macronutrients and PMT recovery with the nutritional status of children in the Poleang Timur Community Health Center in the Bombana District. Method: The type of study was observational with crossectional study design. The sample of the study was toddlers aged 6-59 months totaling 92 toddlers selected using a simple random sampling technique. Data collection was carried out through interviews with 24-hour food recall questionnaires and forms as well as weight measurements. Data analysis was performed using the chi-square test and logistic regression. Results: The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between the variable energy intake (OR=4,0), macronutrient intake namely carbohydrate intake (OR=4,4), fat (OR=4,1), protein (OR=2,9) with nutritional status. The results of multivariate analysis showed that the factors contributing to undernutrition status were carbohydrate intake, fat intake, and nutritional knowledge. Conclusion: Energy intake and intake of macronutrients (carbohydrates, fats, proteins) are related to the nutritional status of children, while recovery PMT, infectious diseases, family members, knowledge of nutrition, and parenting patterns are not related to the nutritional status of children.
Kata Kunci : Asupan Energi, Asupan zat Gizi Makro, PMT Pemulihan, Status Gizi