Adverbial Konjungtif Antarkalimat dalam Artikel Ilmiah berbahasa Inggris
NORRA ERISHA, Dr. Tofan Dwi Hardjanto, M.A.
2019 | Tesis | MAGISTER LINGUISTIKPenelitian mengenai adverbial konjungtif antarkalimat yang ditemukan dalam artikel ilmiah berbahasa Inggris pada tesis ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, posisi dan makna adverbial konjungtif antarkalimat dalam artikel ilmiah berbahasa Inggris dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini diambil secara acak sebanyak 15 artikel ilmiah berbahasa Inggris dari jurnal Internasional yang dipilih dengan kriteria tertentu mencakup 3 bidang ilmu yang masing-masing terdiri atas 5 artikel ilmiah berbahasa Inggris. Pertama-tama, data dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dan teknik catat. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan menggunakan metode agih atau distribusional dan teknik bagi unsur langsung. Pembahasan bentuk dan posisi adverbial mengacu pada teori adverbial penghubung oleh Quirk (1985), pembahasan makna adverbial konjungtif mengacu pada teori kohesi gramatikal konjungsi yang dipelopori oleh Halliday dan Hasan (1976) dan teori koherensi oleh Oshima dan Hogue (1999). Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) adverbial konjungtif terdiri atas bentuk kata, frasa dan klausa dimana bentuk kata merupakan yang paling banyak dipakai dalam artikel ilmiah berbahasa Inggris; (2) adverbial konjungtif antarkalimat dapat menempati posisi depan maupun tengah dalam kalimat dimana posisi depan adalah adalah yang dominan digunakan dalam artikel ilimah berbahasa Inggris; (3) tekstur wacana dibentuk oleh komponen utama berupa ikatan kohesi yang dibangun oleh salah satu alat kohesi gramatikal yakni adverbial konjungtif. Keberadaan adverbial konjungtif tersebut membentuk pertalian makna dimana makna yang ditemukan dapat dikelompokkan menjadi makna penambahan, makna pertentangan, makna sebab-akibat dan makna waktu. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa adverbial konjungtif antarkalimat berperan sebagai penghubung eksplisit kohesi dan koherensi antarkalimat.
The study about conjunctive adverbs found in English research articles was conducted to describe the forms, the positions and the meaning of conjunctive adverbs by using qualitative descriptive approach. The sample in this study was taken randomly by 15 research articles in English published in international journal covering 3 different fields which consisted of 5 research articles in English, respectively. Initially, the data were collected by the observational method and note taking technique. Then, the data were analyzed by using the distributional method and segmenting immediate constituent technique. The research was examined the form and position of conjunctive adverbs based on the theory of adverbial by Quirk (1985), the meaning of conjunctive adverbs referred to grammatical cohesion theory proposed by Halliday and Hasan (1976) and theory about coherence by Oshima and Hogue (1999). Finally, the results of the analysis reveals three important point: (1) the form of conjunctive adverbs occurring words, phrases and clause where the forms of word are dominantly expressed on research articles; (2) the position of conjunctive adverbs can be occupying beginning, middle or end of the sentence; (3) texture of the text is formed by the main component in the form of a cohesive bond, which is built by one of the grammatical cohesions device that is conjunctive adverb. Based on the meaning, conjunctive adverbs can be divided into additive, adversative, causal and temporal. In addition, conjunctive adverbs play a very important role as an explicit connection of cohesion and coherence in a text.
Kata Kunci : adverbial konjungtif Inggris, kohesi, koherensi, artikel ilmiah bahasa Inggris