Laporkan Masalah

HUBUNGAN STRATEGI KOPING DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR

IRMA LINDA YUANITA, Dra. Sumarni M.Si.Psi .; Prof. dr. Djaswadi Dasuki, MPH, SpOG(K), Ph. D

2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang: Kualitas hidup merupakan hal yang penting bagi pasien kanker payudara. Pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi menghadapi banyak stressor fisik dan emosinal, akan tetapi penyesuaian strategi koping yang efektif berperan penting dalam pengurangan stress. Strategi koping sangat penting digunakan oleh individu untuk memecahkan masalah. Penggunaan strategi koping dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker payudara. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan strategi koping dengan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr.W.Z. Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan melibatkan sebanyak 59 pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi sebagai responden penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan analisis multivariate dengan menggunakan logistic regression untuk mengetahui hubungan strategi koping dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi pada tingkat kepercayaan 95% pad p-value <0,05. Hasil: Kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi sebesar 52, 54% adalah rendah. Terdapat hubugan Strategi koping berfokus pada emosi (p= 0,000; PR=4,7 95% CI 1,87-11,9) serta strategi EFC yang baik setelah mempertimbangkan faktor pekerjaan dan pendapatan keluarga secara statistik memiliki hubungan signifikan dengan kualitas hidup sedangkan usia, status perkawinan, pendidikan dan stadium kanker tidak terdapat hubungan yang bermakna dengan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr.W.Z. Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur. Strategi koping berfokus pada masalah (p=0,000; PR=5,0 95% CI 2,0-12,7) serta strategi PFC yang baik setelah mempertimbangkan faktor pendidikan dan pekerjaan secara statistik memiliki hubungan signifikan dengan kualitas hidup sedangkan usia, status perkawinan, pendapatan keluarga dan stadium kanker tidak terdapat hubungan yang bermaknadengan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr.W.Z. Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kesimpulan: Kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi RSUD Prof. Dr.W.Z. Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur dapat ditingkatkan dengan memaksimalkan strategi koping.

Background: Quality of life is important for breast cancer patients. Breast cancer patients who undergo chemotherapy face many physical and emotional stressors, but the adjustment of effective coping strategies plays an important role in reducing stress. Coping strategies are very important to be used by individuals to solve problems. The use of coping strategies can affect the quality of life for breast cancer patients. Objective: To determine the association of coping strategy and the quality of life among breast cancer patients that undergoing chemotherapy at di RSUD Prof. Dr.W.Z. Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur. Methods: This type of research used a cross sectional design involving 59 breast cancer patients who underwent chemotherapy as research respondents. The sampling technique used consecutive sampling. Bivariate analysis using the chi- square test and multivariate analysis using logistic regression to determine the relationship between coping strategies and quality of life in breast cancer patients undergoing chemotherapy at a confidence level of 95% in p-value <0.05. Results: The quality of life of breast cancer patients supporting chemotherapy was 52, 54% low. There is a relationship between coping strategies placed on logistics (p = 0,000; PR = 4.7 95% CI 1.87-11.9) and good EFC strategies after considering occupational factors and family income, marital status, education and the stage of cancer not related expected relationship with the quality of life of breast cancer patients discussing chemotherapy at Prof. RSUD Dr.WZ Johannes Kupang, East Nusa Tenggara. The coping strategy is beneficial to the problem (p = 0,000; PR = 5.0 95% CI 2.0-12,7) PFC strategies are good after considering education and employment factors related to quality of life, marital status, family costs and stage of cancer not including the relationship that means the quality of life of breast cancer patients who discuss chemotherapy at the RSUD Prof. Dr.WZ Johannes Kupang, East Nusa Tenggara. Conclusion: Quality of life among breast cancer patients that undergoing chemotherapy at RSUD Prof. Dr.W.Z. Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur may improve by enhancing coping strategy.

Kata Kunci : Strategi Koping, Kualitas Hidup, Kanker Payudara, Kemoterapi, Coping Strategy, Quality of Life, Breast Cancer, Chemotherapy

  1. S2-2019-418270-abstract.pdf  
  2. S2-2019-418270-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-418270-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-418270-title.pdf