PERTUMBUHAN DOMBA LOKAL JANTAN YANG DIBERI PAKAN RUMPUT GAJAH DAN DEDAK HALUS DENGAN SUPLEMENTASI UREA DAN MOLASES
Toni Eko Prijanto, Dr. lr. Endang Baliartl, S.U.
2000 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan domba iokal jantan yang diberi pakan rumput Gajah dan dedak halus dengan suplementasi urea dan molases. Delapan ekor domba lokal jantan berumur sekitar salu tahun, dengan berat rata-rata 12,5 kg dibagi dalam dua kelompok perlakuan. Perlakuan I, tanpa penambahan urea dan molases (sebagai kontrol) dan pelakuan II dengan penanibahan urea dan molases. Sebagai pakan basal berupa rumput Gajah 50% dan dedak halus 50%, diberikan sebanvak 3,5% dari berat badan ternak (berdasarkan bahan kering). Pemberian urea dan molases masing-masing sebanyak 2 % dan 5 % dari pemberian dedak halus (berdasarkan bahan kering). Domba dipelihara selama empat bulan. Pemberian pakan dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore hari. Penimbangan berat badan dan data vital statistik dilakukan dua minggu sekali. Data konsumsi bahan kering (BK), konsumsi protein kasar (PK), konsumsi serat kasar (SK), konsumsi total nutrien tercema (TNT) dan konversi pakan dianalisis dengan uji t. Pertambahan berat badan harian dan data vital statistik dianalisis kovariansi dengan berat badan awal dan data vital stastistik awal sebagai kovariat. Hasil analisis statistik menunjukkan baliwa suplementasi urea dan molases dalam pakan memberikan pengaruh (P<0,05) terhadap konsumsi BK yaitu sebesar 65,08 pada kontrol dan 58,45 g/kg berat badan metabolik (BBM) pada perlakuan II, konsumsi PK (7,96 vs 7,22 g/kg BBM) dan konsumsi SK (18,79 vs 15,62 g'kg BBM). Perlakuan tidak berpengaruh terhadap TNT (32,81 vs 32, 20 g/kg BBM), pertambahan berat badan harian (26,49 vs 31,78 g/ekor/hari), konversi pakan (17,13 vs 13,85), pertambahan lingkar dada (3,88 vs 4,00 cm), pertambahan tinggi gumba (1,15 vs 1,19 cm), pertambahan panjang badan relatif (1,08 vs 1,05 cm) dan pertambahan panjang badan absolut (1,13 vs 1,11 cm). Berdasar hasil penelitian ini dapat disimpulkan baliwa pertumbuhan domba lokal jantan yang diberi pakan rumput Gajah dan dedak halus tidak dipengaruhi oleh suplementasi urea dan molases. (KataKunci: Pertumbuhan, Domba Lokal Jantan, Rumput Gajah, Dedak halus, Urea, Molases)
Tiie study was conducted to investigate the growth of local male sheep fed Elephant grass and rice bran supplemented with urea and molasses. Eight local male sheeps aged a year and the average of 12.5 kg body weight were distributed into the two treatment groups. The first group was fed without urea and molasses and the second group was added urea and molasses. The basal diet was 50% Elephant grass and 50% rice bran, was given 3.5% of body weight based on dry matter basis. Sheep were treated for four months. Feed was given twice a day in the morning and afternoon. Sheep were weighted once every two weeks. Intake of dry matter, erode protein, erode fibre, total digestible nutrients (TDN) and feed conversion data were analyzed by t-test. Daily gain and vital statistic data were analyzed by analysis of covariance with early body weight and early vital statistic as covariat. The result showed that there were effects (P< .05) of urea and molasses suplementation on the intake of dry matter with 65.08 vs 58.45 g/ kg metabolic body weight (MBW), crude protein (7.96 vs 7.22 g/kg MBW), and erode fibre (18.79 vs 15.62 g/kg MBW), and not significant effects on the intake of TDN (32.81 vs 32.20 g/ kg MBW), daily gain ( 26.49 vs 31.78 g/head/day), feed conversion (17.13 vs 13.85), circle breast ( 3.88 vs 4.00 cm ), frontal bump (1.15 vs 1.19 cm), relative body lenght (1.08 vs 1.05 cm) and absolute body length (1.13 vs 1.11 cm). The conclusion of the study is the growth of local male sheep were not affected by urea and molasses supplementation. (Key words: Growth, Local Male Sheep, Elephant Grass, Rice Brand, Urea, Molasses)
Kata Kunci : Pertumbuhan, Domba Lokal Jantan, Rumput Gajah, Dedak halus, Urea, Molases