Laporkan Masalah

KECEMASAN MENGHADAPI KEMATIAN PADA LANJUT USIA DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA

Atrasina Aulia Rahmadani, Aisah Indati, Dra., M.S., Psikolog

2019 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Lansia merupakan individu yang paling dekat untuk mengalami kecemasan menghadapi kematian atau ketakukan kematian. Kecemasan menghadapi kematian dapat berdampak pada kegiatan sehari-hari lansia, kesehatan lansia, kognitif, beban ketergantungan pada usia produktif, hingga mengarah kepada depresi. Hal tersebut terkait dengan dukungan sosial yang didapatkan lansia dari keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran dukungan sosial keluarga terhadap kecemasan menghadapi kematian dengan subjek lansia yang masih tinggal bersama keluarga. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini merupakan skala Death Anxiety Scale (DAS), dan Social Support Questionnaire 3 (SSQ) yang telah diadaptasi. Analisis regresi linier sederhana dilakukan pada data empiris dari 104 lansia berusia diatas 60 tahun yang masih tinggal bersama keluarga di Indonesia yang mayoritas berasal dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial keluarga memberikan peran negatif terhadap kecemasan menghadapi kematian (F=18,915, R=0,396, p<0,01), dan sumbangan efektif variabel dukungan sosial keluarga terhadap kecemasan menghadapi kematian yaitu sebesar 15,6%. Analisis statistik pendamping dilakukan pada data demografis lansia dan ditemukan terdapat perbedaan tingkat kecemasan menghadapi kematian ketika lansia dikelompokkan berdasarkan tingkat pendidikan.

Elderly is the closest individual to experience death anxiety or fear of death. Death anxiety will have an impact on the daily activities of the elderly, the health of elderly, cognitive, the burden of dependence on productive age, and lead to depression. This is related to social support obtained by the elderly from their families. This study aims to empirically examine the role of family social support in death anxiety in the elderly. The adapted Death Anxiety Scale (DAS), and Social Support Questionnaire 3 (SSQ 3) are used in this study. Data obtained from 104 elderly who is over 60 years old, living with family in Indonesia which majority from the Special Region of Yogyakarta were analyzed using simple linear regression method. The results show that family social support contributes to death anxiety in elderly (F=18,915, R=0,396, p<0,001). Determinant coefficient of family social support towards death anxiety is 15,6% (Rsquare=0,156). Additional statistical analyses performed in the elderly demographic data and found there are differences in the elderly death anxiety when they are grouped by level of education.

Kata Kunci : lansia, dukungan sosial keluarga, kecemasan menghadapi kematian

  1. S1-2019-381103-abstract.pdf  
  2. S1-2019-381103-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-381103-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-381103-title.pdf