Laporkan Masalah

STORYTELLING DENGAN ESRI STORY MAP UNTUK VISUALISASI RUTE TOUR SEPEDA (Studi Kasus : Tour de Dlingo di Sebagian Daerah Istimewa Yogyakarta)

FIRDIAN IKHWANSYAH, Dr. Taufik Hery Purwanto, S.Si., M.Si.

2019 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Olahraga merupakan suatu kegiatan yang diperlukan manusia untuk mempertahankan kesehatan manusia. Salah satu olahraga yang efektif untuk menjaga kesehatan adalah bersepeda. Sekarang ini banyak sekali kegiatan-kegiatan tour sepeda yang dilaksanakan. Akan tetapi, terkadang informasi mengenai rute tour yang disampaikan oleh penyelenggara kegiatan masih belum rinci dan kurang cukup bagi calon peserta. Salah satu metode untuk menampilkan informasi rute yang baik adalah menggunakan peta. Akan tetapi penggunaan peta konvensional tentu saja tidak bisa menyajikan peta dengan informasi yang terperinci oleh karena itu penelitian ini mencoba untuk membuat peta rute tour dengan menggunakan metode storytelling untuk mengetahui apakah visualisasi rute dengan menggunakan metode ini apakah lebih baik dari peta konvensional dari segi informasi yang ditampilkan dan juga kecocokan metode visualisasi ini dengan kegiatan tour sepeda. Penelitian ini menggunakan rute Tour de Dlingo yang penulis buat sendiri dan juga melibatkan 24 responden untuk menilai peta yang telah penulis buat melalui kuisioner online. Peta dengan metode storytelling pada penelitian ini menggunakan aplikasi Esri Story Map. Hasil dari kuisioner yang diisi menunjukan bahwa peta menggunakan metode storytelling ini bisa menampilkan informasi yang lebih baik dan lebih lengkap dibandingkan dengan peta konvensional. Responden juga menganggap peta rute dengan metode storytelling atau sejenisnya diperlukan karena bisa menampilkan informasi dengan lebih lengkap dan lebih menarik.

Sport is an activity that humans need to maintain human health. One effective exercise for maintaining health is cycling. Now there are many bicycle tour activities carried out. However, sometimes information about the tour route delivered by the event organizers is still not detailed and insufficient for prospective participants. One method for visualizing route information is to use maps. However, the use of conventional maps certainly cannot provide maps with detailed information, therefore this study tries to create a map of the tour route using the storytelling method to find out whether route visualization using this method is better than conventional maps in terms of the information displayed and also the compatibility of this visualization method with bicycle tour activities. This study used the Tour de Dlingo route that the author created himself and also involved 24 respondents to assess the map the author had made through an online questionnaire. Map with the storytelling method in this study using the Esri Story Map application. The results of the questionnaire indicate that maps using this storytelling method can display information that is better and more complete than conventional maps. Respondents also considered route maps with storytelling methods or the like needed because they could display information more fully and more interesting

Kata Kunci : Visualisasi rute, tour sepeda, storytelling

  1. S1-2019-349603-abstract.pdf  
  2. S1-2019-349603-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-349603-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-349603-title.pdf