Laporkan Masalah

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KETERTINGGALAN WILAYAH DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT

MARTINA AYU SEJATI, Dr. Lutfi Muta'ali, S.Si., M.T.

2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Ketertinggalan wilayah merupakan kondisi dari suatu wilayah yang belum atau kurang mengalami perkembangan dan pembangunan, ditandai dengan rendahnya kesejahteraan masyarakat, kualitas hidup manusia serta mengalami kemiskinan dalam berbagai bentuknya. Kabupaten Sumbawa Barat merupakan salah satu kabupaten yang masuk kedalam kategori Daerah Tertinggal menurut Perpres Nomor 131 Tahun 2015-2019. Indikator ketertinggalan wilayah yang digunakan meliputi: Perekonomian masyarakat; Sumberdaya manusia; Sarana dan Prasarana; Sumberdaya Ekonomi Daerah; Aksesibilitas; dan Karakteristik daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui desa tertinggal serta faktor yang mengakibatkan ketertinggalan wilayah di Kabupaten Sumbawa Barat sehingga mampu disusun strategi pengembangan wilayah. Penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif dengan pengolahan menggunakan spss (analisis faktor) kemudian disusun strategi menggunakan analisis SWOT berdasarkan hasil indepth interview dari masing-masing desa yang terpilih berdasarkan pembagian tipologi wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi desa tertinggal yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat di dominasi oleh desa-desa di wilayah pesisir dan pegunungan yang letaknya jauh dari pusat ibukota kabupaten, serta faktor yang terbentuk yaitu Sarana Prasarana (Lembaga Keterampilan, angkutan umum), Sumberdaya Ekonomi desa (unit usaha jasa, unit usaha jasa tanpa operator, jumlah industri kecil & rumah tangga), Aksesibilitas (jarak dari ibukota kecamatan, jarak dari ibukota kabupaten), Perekonomian masyarakat (jenis bahan bakar untuk memasak, jumlah peserta Program Keluarga Harapan, jumlah peserta koperasi simpan pinjam), Karakteristik Daerah (kerawanan gempa, ancaman longsor) dan Sumberdaya manusia (persentase angka kematian, jumlah penyandang cacat dan migrasi keluar).

Underdeveloped region is a condition of region that has not experienced the development with characterized are low sosial welfare, quality of human life and experiencing poverty in various forms. West Sumbawa Regency is one of the region included in the category of Underdeveloped Regions according to Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015-2019. The underdeveloped region indicators include: The economy of the community; Human Resources; Facilities and infrastructure; Regional Economic Resources; Accessibility; and regional characteristics. The purpose of this research was to determine the level of underdevelopment of the village as well as the factors that led to underdevelopment in West Sumbawa Regency so that the development strategy of the region could be prepared. This research was conducted with descriptive analysis by processing using SPSS (factor analysis) and then developed a strategy using SWOT analysis based on the results of indepth interviews of each selected village based on the regional typologies. From the research, it can be known that the distribution of underdeveloped villages in West Sumbawa Regency was dominated by villages in coastal and mountainous areas that were located far from the center of the Regency Capital, as well as the factors formed are Infrastructure (Skills Institutions, public transportation), Village Economics (service business unit, service business unit without operator, number of small & household industries), accessibility (distance from sub-district capital, distance from district capital), community economy (type of fuel for cooking, number of Hope Family Program participants, number of savings cooperative participants), Regional Characteristics (earthquake vulnerability, landslide threat) and Human Resources (percentage of mortality, number of people with disabilities and out-migration).

Kata Kunci : ketertinggalan wilayah, tipologi, analisis faktor, potensi, permasalahan

  1. S1-2019-382407-abstract.pdf  
  2. S1-2019-382407-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-382407-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-382407-title.pdf