Laporkan Masalah

ANALISIS PERMINTAAN IMPOR BERAS DI INDONESIA

RATNA DWI ARIYANI, Latri Wihastuti, S.E., M.Sc.

2019 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN

Beras merupakan kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap hari oleh masyarakat Indonesia. Beras menjadi hal yang penting dan kritis dikarenakan meningkatnya permintaan beras. Permintaan yang meningkat telah membuat kesenjangan pasokan domestik sehingga perlu dipenuhi melalui impor beras. Namun penerapan kebijakan liberalisasi perdagangan secara penuh di sektor perberasan mengakibatkan penurunan produksi, tenaga kerja, kesejahteraan petani, dan neraca perdagangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kebijakan-kebijakan perdagangan beras yang telah dilakukan pemerintah, mengetahui ada tidaknya perbedaan rata-rata impor beras sebelum dan sesudah diterapkannya kebijakan bea masuk, dan mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi impor beras Indonesia. Data yang digunakan data sekunder time series tahun 1970-2017. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif, uji beda dua rata-rata, dan analisis regresi berganda. Kebijakan perberasan yang diambil pemerintah yaitu diberlakukannya bea masuk impor beras, selain itu impor beras baru dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Hasil pengujian statistik menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata impor beras sebelun dan sesudah adanya kebijakan bea masuk. Kedua, produksi beras dan PDB berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan impor beras, sedangkan harga dan kebijakan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan impor beras.

Rice was basic needs consumed daily by Indonesian. Its importance has become more critical due to increasing demand of rice. The increased demand has created a gap in domestic supply which has to be covered through imports. However, the full application of trade liberalization policies in the rice sector has resulted in a decline in production, labor, farmer welfare, and the trade balance. This study is to find out the rice trade policies that have been carried out by the government, determine whether there is difference in demand of import of rice before and after the import duty policy is applied, and knowing what factors influence import demand of rice in Indonesian. Data used secondary time series from 1970 until 2017. Data analysis tools used are descriptive statistics, two sample means test, and linear regression. Rice import policy taken by the government is the enactment of import duty on rice, besides that rice imports can only be carried out in accordance with the stipulated provisions. The test results showed that there are no difference between import demands of rice before and after the import duty policy. Second, rice production and GDP have significant effect on import demands of rice, while the price and policy has no significant effect on import demands of rice.

Kata Kunci : beras, kebijakan, permintaan impor, regresi linear berganda, uji beda dua rata-rata

  1. D3-2019-400923-abstract.pdf  
  2. D3-2019-400923-bibliography.pdf  
  3. D3-2019-400923-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2019-400923-title.pdf