IDEOLOGI PENERJEMAHAN PADA KATA-KATA BERKONSEP BUDAYA DALAM NOVEL TERJEMAHAN THE KITE RUNNER
FAJAR NUR INDRIYANY, Dr. Hayatul Cholsy, M. Hum
2019 | Tesis | MAGISTER LINGUISTIKDi dalam menerjemahkan kata-kata berkonsep budaya, teknik dan metode penerjemahan yang tepat diperlukan agar didapat padanan makna yang pas. Penelitian ini mencoba untuk menganalisis ideologi penerjemahan pada kata-kata berkonsep budaya pada novel The Kite Runner dengan menggunakan teori tentang kategori budaya dan metode penerjemahan oleh Newmark dan teori tentang teknik penerjemahan oleh Molina dan Albir serta teori tentang ideologi penerjemahan oleh Venuti. Sumber data didapat dari novel The Kite Runner karya Khaled Hosseini dan terjemahannya oleh Berliani M. Nugrahani yang mengandung konsep budaya. Tulisan ini menggunakan pendekatan deskriptif komparatif. Data dianalisis dengan mengkategorikan istilah budaya kemudian dianalisis teknik dan metodenya yang mengarah pada ideologi tertentu pada penerjemahan dalam novel tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kata-kata berkonsep budaya dalam novel The Kite Runner berupa kata, frasa, dan klausa. Teknik penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan kata-kata berkonsep budaya dalam tersebut adalah 11 teknik tunggal, 5 teknik kuplet, dan 1 teknik triplet. Teknik yang paling banyak digunakan oleh penerjemah yaitu teknik peminjaman. Penerjemah cenderung menggunakan ideologi foreignisasi dalam menerjemahkan kosakata budaya tersebut sebagai pengaruh dari metode penerjemahan kata per kata, harfiah, setia, dan semantik. Pembaca dalam bahasa sasaran juga dikenalkan dengan kekhasan budaya yang ada pada pada bahasa sumber yang memungkinkan adanya pembelajaran lintas budaya.
In translating the cultural words, the right techniques and methods of translation are needed to get the right meaning. This study attempts to analyze the translation ideology on cultural words in the novel of The Kite Runner by using theories about cultural categories and translation methods by Newmark and translation techniques by Molina and Albir and translation ideology by Venuti. The sources of the data are obtained from Khaled Hosseini's The Kite Runner novel and its translation by Berliani M. Nugrahani containing cultural words. This paper uses a comparative descriptive approach. The data is analyzed by categorizing cultural words and then analyzing the techniques and methods that lead to certain ideologies in the translation of the novel. The result shows that the cultural words in the novel consist of words, phrases, and clauses. The translation techniques used by translators in translating the cultural words are 11 single techniques, 6 couplets techniques, and 1 triplet technique. The most used techniques by translator is borrowing technique. The translator tends to use foreignization ideology in translating the cultural words as the influence of the translation method; word by word, literal, faithful, and semantic. The readers in the target language are introduced to the cultural peculiarities in the source language that affects the cross-cultural learning.
Kata Kunci : Ideologi penerjemahan, kata-kata budaya, teknik penerjemahan, metode penerjemahan, The Kite Runner