PENAMPILAN PRODUKSI DAN DEWASA KELAMIN PUYUH YANG DIBERI PAKAN DENGAN S'OMBER MINYAK IRAN LEMURU, M1NYAK SAMIT, DAN KOMBINASINYA SERTA PENAMRAHAN VITAMIN E
Sari, Prima , Prof.Dr.Ir.Tri Yuwanta,SU.,DEA
2005 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk xnengetahui penampilan produksi dan dewasa kelamin puyuh yang diberi perlakuan pakan mengandung minyak sawit, minyak ikan lemuru dan kombinasinya serta penambahan vitamin E dalam pakan perlakuannya. Penelitian ini dilakukan Laboratorium Ternak Unggas, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada. Penelitian mengguftiakan 27 ekor puyuh jantan dan 270 ekor puyuh betina yang dibagi dalam tiga perlakuan ransum yang mengandung minyak yaitu minyak sawit, minyak ikan lemuru dan minyak kombinasi, setiap perlakuan minyak dibagi lagi dalam tiga perlakuan penambahan vitamin E dengan level yang berbeda yaitu 0, 3000, 6000 IU/kg. Setiap perlakuan pakan terdiri dari tiga ulangan dan‘ setiap ulangan menggunakan 11 ekor puyuh (10 ekor betina dan satu ekor jantan). Pengambilan data dalam penelitian meliputi konsumsi pakan, efisiensi pakan, pertambahan berat badan, dewasa kelamin, dan berat telur awal. Rancangan yang digunakan Acak Lengkap pola Factorial (3x3). Analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan minyak sawit memberikan pengaruh perbedaan yang nyata (P<0,05) terhadap pertambahan berat badan. Pemberian minyak ikan dan minyak sawit secara bersama-sama akan meningkatkan pertambahan berat badan tetapi tidak memberikan efek terhadap konsumsi pakan, efesiensi pakan, dewasa kelamin, dan berat telur awal. Tidak terjadi interaksi antara vitamin E dengan jenis minyak terhadap penampilan produksi dan dewasa kelamin. Vitamin E tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi dan dewasa kelamin puyuh. Penambahan vitamin E sampai level 6000 IU/kg dalam ransum puyuh tidak memberikan pengaruh terhadap penampilan produksi dan dewasa kelamin puyuh. (Kata kunci: Puyuh, Minyak ikan lemuru, Minyak sawit, Vitamin E, Penampilan produksi dan Dewasa kelamin)
This research is to know production and sexual maturity performance of quail fed by ra.tion contained of palm oil, Sardinella oil and their combination and vitamin E addition in their ration. This research was realizeci.in Poultry Husbandry Laboratory, Faculity of Animal Husbandry, Gadjah Mada University. Research used twenty seven male quails and a twenty hundred seventy female quails. Birds were devided into.'three ration treatments contained of palm oil, Sardinella oil and combination oil. Each oil treatment was devided into three vitamin E treatments levels as 0, 3000, 6000 IU/kg. Each treatment have three replications and each replication contained of 11 quails (10 females and one male quail). Data collected was feed consumption, feed efficiency, weight age of, sex maturity, and egg weight. Date was analyzed by completely Random Design Factorial (3x3). Variance analyze indicated that treatment of palm oil give a marked difference influence (P<0,05) toward? weight age of. Treatment of Sardinella oil and palm oil together will improve weight age of, however did not influence toward feed consumption, feed efficiency, sex maturity, and egg weight. There were not interaction between vitamin E and oil type toward performance, of production and sexual maturity. Addition of vitamin E did not influenced on quail production and sexual maturity performance. Addition of vitamin E up to level 6000 IU/kg in quail ration did not production and sexual maturity performance. (Keywords: Quail, Sardinella oil, Palm oil, Vitamin E, Production performance and Sexual maturity
Kata Kunci : Puyuh, Minyak ikan lemuru, Minyak sawit, Vitamin E, Penampilan produksi dan Dewasa kelamin