Laporkan Masalah

PENGARUH JENIS KELAMIN DAN PERBEDAAN PAKAN TERHADAP BERAT DAN PERSENTASE KARKAS,BAGIAN-BAGIAN KARKAS SERTA GIBLET AYAM BROILER

SARI, MILA, Prof. Dr .Ir. Tri Yuwanta, SU., DEA

2004 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan kandungan nutrien pakan yang diberikan pada ayam broiler jantan dan betina terhadap bagian-bagian karkas dan giblet. Seratus dua puluh ekor ayam broiler (DOC) Strain Lohman terdiri dari 60 ekor jantan dan 60 ekor betina digunakan pada penelitian. Lama penelitian 40 hari yang dibagi menjadi empat perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan, masing-masing lima ekor setiap ulangan. Perlakuan yang diberikan terdiri dari empat macam pakan yaitu SS: pakan starter dari umur 1-40 hari, FF: pakan finisher dari umur 1-40 hari, SF: pakan starter dari umur 1-21 hari dan dilanjutkan dengan pakan finisher 40 hari, FS: pakan finisher dari umur 1-21 hari dan dilanjutkan dengan pakan starter dari umur 22-40 hari. Pakan diberikan samapai umur 6 minggu kemudian dilanjutkan dengan pemotongan sebanyak 24 ekor yang terdiri dari 12 ayam jantan dan 12 ayam betina. Sampel pemotongan diambil dari' masing-masing replikasi sebanyak satu ekor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial (2x4). Untuk melihat perbedaan dari masing-masing perlakuan digunakan uji Duncan's New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase karkas tertinggi terdapat pada perlakuan SS dan SF masingmasing sebesar 70%. Perlakuan jenis kelamin yang menghasilkan persentase karkas terbesar yaitu pada ayam broiler jantan 70,7%. Persentase bagian-bagian karkas sebagian besar tidak berbeda nyata kecuali persentase dada yang dipengaruhi secara nyata oleh jenis kelamin. Persentase giblet yang dihasilkan ayam broiler jantan lebih kecil dibanding ayam broiler betina tetapi tidak ada perbedaan nyata pada perlakuan pemberian nutrien yang berbeda. Tidak terdapat interaksi antara jenis kelamin dan perlakuan pakan terhadap persentase karkas, persentase bagian-bagian karkas, persentase giblet ayam broiler. Kata Kunci: Ayam broiler, Starter, Finisher, Jenis kelamin, Karkas, Giblet.

The study was conducted to investigate the effect of sex and different nutrient composition on weight carcass, carcass parts and giblet of broiler chicken. One hundred and twenty Day Old Chick (DOC) Lohman strain consisting of 60 males and 60 females were used in this experiment. They were divided into four treatments, each treatments had three replications of 5 broiler chickens. Chickens were fed with four diet treatments, namely S-S= starter diet at 1-40 days of age, S-F= starter diet at 1-21 days of age and finisher diet at 22-40 days of age, and F-S= finisher diet at 1-21 days of age and starter diet 22-40 days of age. The broiler were reared for 40 days. Diet treatments were given until 6 weeks then were continued by slaughtering of 24 chickens consisting of 12 males and 12 females. Data for each treatment were analyzed by using factorial analysis of variance and followed by Duncan's New Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the highest percentage of carcass was S-S and S-F i.e. 70%. The highest percentage of carcass was broiler rooster 70,7%. Sex influenced the breast percentage of broiler chicken. The percentage of giblet of broiler chicken was not different among the treatments. There were not interaction between sex and different nutrition on carcass, percentage of carcass parts and percentage of giblet of broiler chicken. Key Words: Broiler chicken, Starter, Finisher, Sex, Carcass, Giblet.

Kata Kunci : Ayam broiler, Starter, Finisher, Jenis kelamin, Karkas, Giblet

  1. S1-FPT-2004-MILASARI-abstract.pdf  
  2. S1-FPT-2004-MILASARI-bibliography.pdf  
  3. S1-FPT-2004-MILASARI-tableofcontents.pdf  
  4. S1-FPT-2004-MILASARI-title.pdf