Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI UNSUR 5M DALAM PELAKSANAAN SISTEM INDONESIAN CASE BASED GROUPS (INA-CBGs) DI RS ISLAM KLATEN

ANIS TRI LISTIYORINI, M.SYAIRAJI, S.K.M., M.P.H.

2019 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Latar belakang : asuransi BPJS yang mulai berlaku sejak 1 januari 2014 adalah asuransi nasional yang berkembang saat ini di indonesia. Sebagai pola pembayaran kepada fasilitas kesehatan tingkat lanjutan digunakan Indonesian case based groups (INA-CBGs) yaitu aplikasi yang digunakan sebagai aplikasi pengajuan klaim asuransi di Rumah sakit,Puskesmas dan semua penyedia pelayanan kesehatan (PPK).Hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di RS Islam Klaten diketahui bahwa sistem INA-CBGs mulai di aplikasikan sejak tahun 2010 untuk asuranai jamkesmas dan mulai 1 januari 2014 digunakan asuransi BPJS. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi unsur 5M dalam pelaksanaan sistem Indonesian Case Based Groups (INA-CBGs) di RS Islam Klaten.Metode : jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan rancangan penelitian studi kasus (case study).Hasil dan kesimpulan :Man dalam pelaksanaan sistem INA-CBGs di RS Islam Klaten adalah 12 orang petugas rekam medis dan 2 orang petugas PDE.Dalam pembiayaan pelaksanaan sistem INA-CBGs di RS Islam Klaten tidak ada dana khusus.Material penunjang pelaksanaan sistem INA-CBGs memadai namun terdapat kendala yaitu masalah gangguan jaringan internet yang menghambat pembuatan SEP .Machines (mesin) yang dibutuhkan adalah 5 unit komputer dan 2 unit printer.Belum terdapat SOP dalam pelaksanaan entry data ke aplikasi INA-CBGs.Terjadi keterlambatan entry data ke aplikasi INA-CBGs karena terlambat masuknya berkas rekam medis rawat inap pasien yang sudah pulang ke bagian coding.

Background: BPJS insurance which came into force since 1 January 2014 is a national insurance that is currently developing in Indonesia. As a pattern of payment to advanced health facilities, Indonesian case-based groups (INA-CBGs) are used applications that are used as applications for submitting insurance claims in hospitals, Puskesmas and all health care providers (PPK). Results of preliminary studies conducted by researchers at Islamic Hospital Klaten found that the INA-CBGs system began to be applied since 2010 for Jamkesmas insurance and starting on January 1, 2014 BPJS insurance was used. Objective: This study aims to identify 5M elements in the implementation of the Indonesian Case Based Groups (INA-CBGs) system at Klaten Islamic Hospital. Method: the type of research conducted is descriptive research with a qualitative approach using a case study research design. Conclusion: Man in the implementation of the INA-CBGs system in Klaten Islamic Hospital were 12 medical record officers and 2 PDE officers. In financing the implementation of the INA-CBGs system in Klaten Islamic Hospital there were no special funds. Material supporting the implementation of the INA-CBGs system was adequate but there are obstacles that are internet network interference problems that inhibit the making of SEP. Machines that are needed are 5 computer units and 2 printer units. There is no SOP in the entry of data to the INA-CBG application. There was a delay in data entry to the INA-CBGs application because late entry of medical record files hospitalized patients who have returned to the coding section.

Kata Kunci : Identifikasi, Pelaksanaan, Sistem INA-CBGs

  1. D3-2019-351421-ABSTRACT.pdf  
  2. D3-2019-351421-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. D3-2019-351421-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. D3-2019-351421-TITLE.pdf