Laporkan Masalah

ANALISIS SISTEM PEMBERIAN KREDIT PADA KELOMPOK BIDANG TANAMAN PANGAN HIDUP DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PENGELOLAAN DANA PENGUATAN MODAL BKAD KABUPATEN SLEMAN

YULA AGUSTINA S, Ihda Arifin Faiz, S.E., M.Sc., CIBA., CMA.

2019 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem pemberian kredit yang diterapkan oleh UPT PDPM BKAD Kabupaten Sleman kepada kelompok bidang TPH. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu suatu metode penelitian guna mengumpulkan data dan informasi yang relevan dengan topik yang diangkat pada penulisan, kemudian ditarik kesimpulan atas data yang diperoleh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi serta tinjauan studi pustaka yang diperlukan. Hasil penelitian yang telah penulis lakukan memberikan kesimpulan bahwa sistem pemberian kredit yang dilakukan dinas menggunakan verifikasi administratif serta tinjauan langsung di lapangan serta penggunaan penilaian 7P telah dilakukan sudah baik, walaupun masih kurang pengoptimalan dalam beberapa poin penilaian kualitas dan kuantitas kelompok serta masih terdapat pinjaman menunggak oleh 19 kelompok yang 68% disebabkan karena adanya masalah internal dalam kelompok. Hal ini mengindikasi adanya kekurangan kelompok dalam koordinasi dan kurangnya pemantauan yang dilakukan oleh penyuluh TPH di lapangan.

This research aims to find out how the credit system is implemented by UPT PDPM BKAD Sleman Regency to the TPH field group. This research uses descriptive qualitative and quantitative methods, namely a research method to collect data and information relevant to the topic raised at the writing, then draw conclusions on the data obtained. Data collection is done by interviewing, observing, documenting and reviewing the literature needed. The results of the research that have been conducted by the author provide a conclusion that the credit system is carried out using administrative verification as well as direct review in the field and the use of 7P assessments is good, although there is still lack of optimization in several points of group quality and quantity assessment and loans in arrears. 19 groups were 68% due to internal problems within the group, this indicated a lack of groups in coordination and a lack of monitoring by TPH extension workers in the field.

Kata Kunci : Pemberian Kredit, Piutang Menunggak, Penagihan.

  1. D3-2019-400799-abstract.pdf  
  2. D3-2019-400799-bibliography.pdf  
  3. D3-2019-400799-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2019-400799-title.pdf