Laporkan Masalah

Perbedaan Status Gizi dan Perilaku Pemberian Makan Orang Tua terhadap Balita Stunting Sebelum dan Sesudah Pendampingan Keluarga Berupa Konseling CCD

HADIATUL MUNAWAROH, Akhmadi, S.Kp., M.Kes., M.Kep., Sp. Kom., ; Heru Subekti, S.Kep., MPH.

2019 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar belakang: Lebih dari setengah balita stunting dunia berasal dari Asia. Stunting dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan pada balita. Salah satu hal yang menyebabkan stunting adalah buruknya pola asuh orang tua, termasuk di dalamnya perilaku pemberian makan orang tua. Konseling Care for Child Development merupakan salah satu pendampingan yang bertujuan untuk memperbaiki pola asuh orang tua. Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan status gizi dan perilaku pemberian makan orang tua sebelum dan setelah dilakukan pendampingan keluarga berupa konseling CCD. Metode: Penelitian ini merupakan studi komparasi yang melibatkan 51 pasangan balita dan pengasuhnya yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling. Penelitian ini berlangsung selama bulan April sampai bulan Mei 2019 di Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulonprogo. Status gizi balita dilakukan dengan mengukur berat dan tinggi badan balita. Perilaku pemberian makan diukur menggunakan Parent Feeding Behavior Questionnaire. Uji beda dilakukan menggunakan uji McNemar. Hasil: Setelah dilakukan pendampingan keluarga terdapat 3 balita yang mengalami penurunan status gizi dan 5 pengasuh yang mengalami kenaikan perilaku pemberian makan. Kesimpulan: Status gizi dan perilaku pemberian makan orang tua sebelum dan sesudah dilakukan pendampingan keluarga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.

Background: There are more than half of the world's stunting toddlers come from Asia. Stunting can cause delays in growth and development in infants. One of the reasons that causes stunting is lack of parenting skills, it includes the behavior of feeding by the parents. Counseling Care for Child Development is one of the assistances that aims to improve parenting. Objective: To determine differences in nutritional status and parental feeding behavior before and after family assistance in the form of CCD counseling. Method: This study was a comparative study involving 51 toddlers and caregivers who were determined using probability sampling techniques. This research took place from April to May 2019 in Kalibawang District, Kulonprogo Regency. Toddler's nutritional status is done by measuring the weight and height of a toddler. Feeding behavior was measured using the Parent Feeding Behavior Questionnaire. Different tests were carried out using the McNemar test. Results: After doing the family assistance, there were 3 toddlers who experienced a decrease in nutritional status and 5 caregivers who experienced an increase in feeding behavior. Conclusion: Nutritional status and behavior of feeding by the parents before and after family assistance did not show a significant difference.

Kata Kunci : Pendampingan keluarga, perilaku pemberian makan, status gizi

  1. S1-2019-367560-abstract.pdf  
  2. S1-2019-367560-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-367560-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-367560-title.pdf