Gambaran Tingkat Risiko Kardiovaskular pad Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Depok Sleman Yogyakarta
Fiska Nur Aini , Anggi L. Wicaksana, S.Kep., M.S ; Dr. Heny Suseani Pangastuti, S.Kp., M.Kes
2019 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Individu dengan diabetes melitus tipe 2 akan meningkatkan risiko kardiovaskular dua hingga tiga kali lipat. World Health Organization (WHO) / International Society of Hypertension (ISH) risk prediction chart dapat digunakan untuk memprediksi tingkat risiko kardiovaskular dalam kurun waktu sepuluh mendatang. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat risiko kardiovaskular dalam kurun waktu sepuluh tahun mendatang pada penyandang diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Depok, Sleman, Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional yang dilakukan di Puskesmas Depok Sleman Yogyakarta pada bulan September hingga November 2018. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik proportional sampling dengan jumlah 66 responden. Responden penelitian ini yaitu pasien yang terdiagnosis diabetes melitus tipe 2, berusia 40-79 tahun, dan tidak memiliki komplikasi. Instrumen yang digunakan yaitu diagram WHO/ISH risk prediction charts wilayah Indonesia (SEAR B). Hasil penelitian disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan dengan rata-rata usia 61,02 (±8,86). Tingkat risiko kardiovaskular penyandang diabetes melitus tipe 2 dalam kurun waktu sepuluh tahun mendatang yaitu, risiko rendah 56,1%; risiko sedang 30,3%; risiko tinggi 9,1%; dan risiko sangat tinggi 4,5%. Kesimpulan: Sebagian besar responden memiliki risiko rendah terkena serangan jantung dan serangan stroke dalam kurun waktu sepuluh tahun yang akan datang.
Background: Individuals with type 2 diabetes mellitus will have higher a cardiovascular risk two to three times. World Health Organization (WHO) / International Society of Hypertension (ISH) risk prediction chart can be used to predict the level of cardiovascular risk in the next ten years. Research Objective: This study aims to identify the level of cardiovascular risk over the next ten years in people with type 2 diabetes mellitus in Depok Public Health Center, Sleman, Yogyakarta. Method: The study was a cross-sectional study conducted at Depok Health Center, Sleman Yogyakarta from September to November 2018. A total of 66 respondents were recruited using proportional sampling technique. The respondents were patients diagnosed with type 2 diabetes mellitus, aged 40-79 years, and had no complications. The instrument used was the WHO / ISH risk prediction charts for the Indonesian regions (SEAR B). The results are presented in the frequency distribution table. Results: The majority of the respondents were women with an average age of 61.02 (± 8.86). The levels of cardiovascular risk of the participants in the next ten years were low risk 56.1%; moderate risk 30.3%; high risk 9.1%; and very high risk 4.5% Conclusions: Most of the respondents have low level of cardiovascular risk in the next ten years.
Kata Kunci : Diabetes melitus tipe 2, Risiko kardiovaskular, WHO/ISH risk prediction chart.