Analisis Dinamika Beban Pendinginan Gedung Edukasi Menggunakan Simulasi IESVE
SANDHI ADHI BASKARA, Sentagi S. Utami, S.T., M.Sc., Ph.D.; Bayu Ardiyanto, S.T., M.Sc.
2019 | Skripsi | S1 TEKNIK FISIKAIndonesia merupakan negara dengan konsumsi energi terbesar di Asia Tenggara. Seiring bertambahnya pertumbuhan ekonomi dan bertambahnya jumlah penduduk konsumsi energi di sektor bangunan akan semakin besar. Fakta tersebut menujukkan perlu adanya penghematan konsumsi energi di Indonesia terutama di sektor bangunan. Konsumsi energi bangunan terbesar berasal dari sistem pengkodisian udara. Sedangkan di daerah tropis, cooling load merupakan variabel yang memengaruhi konsumsi energi sistem pengondisian udara. Dengan demikian, cooling load merupakan parameter vital pada efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan karakteristik cooling load bangunan. Building Performance Simulation (BPS) merupakan sebuah perangkat yang mampu memperkirakan besar beban pendinginan, konsumsi energi bangunan, serta hasil implementasi dari strategi-strategi desain bangunan. IES-VE mengadopsi metode heat balance pada perhitungan cooling load. Gedung Learning Center Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM yang memiliki 8 lantai dijadikan studi kasus karena memiliki variasi zona yang banyak. Total heat gain terbesar dimiliki oleh peralatan listrik (30%) sedangkan nilai terkecil ada pada pencahayaan (10%). Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa penghematan di bidang peralatan listrik dimungkinkan akan menyumbang penghematan cooling load yang paling besar.
Indonesia is the largest energy consumer in South East Asia. Because of the economic and population growth, it is predicted that Indonesia will consumes energy more in the future. Therefore, those facts explain the need for saving energy consumption in Indonesia especially in the building sector both the household and commercial sectors. The biggest energy consumption from building is HVAC sector. Whereas in tropical country, cooling load is a vital variable that affects HVAC energy consumption. This research aim is to find the characteristics of cooling load especially in educational buildings. Building Performance Simulation (BPS) is a simulation that enables to estimate cooling load, energy consumption, as well as the implementation of design strategies in a building. IES-VE is one of many software for running BPS. It uses thermal heat balance method to calculate cooling load. Learning Center Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (LC FEB UGM) as a study case is an 8 storied building that is used to academic activity because it has so many zone variations. Equipment heat gain has the highest heat gain share (30%). Whereas lighting gain has the lowest heat gain share (10%). This research concluded that take efficiency on equipment component will give the most cooling load reduction.
Kata Kunci : Heat Balance Method, Building Performance Simulation, Cooling Load Calculation