Urgensi Relawan Muda dalam Kampanye Sosial di Yayasan SAMIN (Sekretariat Anak Merdeka Indonesia)
Fellalia Hasna Hanifah, Drs. Purwanto, S.U., M.Phil.
2019 | Skripsi | S1 SOSIOLOGIYayasan SAMIN sebagai lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada isu anak, dalam dua tahun terakhir berusaha memberikan perlindungan kepada anak yang dilacurkan. Berbagai upaya telah dilakukan dari mengadvokasi kebijakan pemerintah, hingga memberi pelatihan bagi anak yang dilacurkan sebagai upaya mengeluarkan anak dari situasi tersebut. Selanjutnya, perlu disadari bahwa yayasan minim terkait sumber daya manusia yang ahli pada bidang publikasi, maka penulis membentuk relawan muda yang berasal dari kalangan mahasiswa. Relawan ditempatkan sebagai aktor dalam kegiatan kampanye sosial isu perlindungan anak yang dilacurkan. Tujuannya agar memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memberikan perlindungan tanpa diskriminasi dan membantu anak untuk keluar dari situasi tersebut. Proses magang ini sebagai bagian pembelajaran bagi penulis yang berkontribusi dalam menjawab permasalahan sumber daya manusia pada bidang publikasi, dengan metode wawancara dan observasi langsung. Penulis mengembangkan leaflet "Arah Gerak Relawan" yang bertujuan memberikan pemahaman awal bagi relawan baru yang tergabung dengan yayasan. Pada tulisan ini, penulis melakukan pendekatan studi kepemudaan yakni pemuda ditempatkan sebagai agen perubahan. Sehingga diharapkan keberadaan relawan sebagai pelengkap bagi yayasan dalam mengisi kekosongan sumber daya manusia, yang dapat berkolaborasi dalam mengembangkan perlindungan pada anak.
SAMIN Foundation as a non-governmental organization that supports children's problems. In the past two years requested assistance from children prostituted. Various efforts have been made from advocating for government policies, until providing training for children prostituted in an effort to expel children from the situation. Furthermore, it needs to be realized that a foundation minim has human resources expert in the sector of publications, so the authors make youth volunteers from among students. Volunteers are placed as actors in social campaign activities on the issue of child prostituted protection. The aim is to provide understanding to the society to give protection without discrimination and support children to get out of the situation. This apprenticeship process is part of learning for author who contribute in responding to human resources in the field of publications, with method interviews and direct observation. The author developed the 'Volunteer Action Way' leaflet which provided initial information for new volunteers who are members of the foundation. In this paper, the authors make a youth study approach that is youth placed as agents of change. So that it is expected that the existence of volunteers as a complement for the foundation in filling the vacuum of human resources, which can collaborate in developing protection for children. Keywords: Youth Volunteers, Social Campaign, Children
Kata Kunci : Kata Kunci: Relawan Muda, Kampanye Sosial, Anak yang Dilacurkan/Keywords: Youth Volunteers, Social Campaign, Children Prostituted