PERTAMBAHAN BOBOT BADAN SAPI PERANAKAN ONGOLE JANTAN YANG DIBERI PAKAN KONSENTRAT KOMERSIAL DENGAN SUPLEMENTASI TEPUNG GAPLEK
Pratomo, Herwan , Prof.Dr.Ir.Endang Baliarti,SU
2004 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian lapangan dilakukan dengan tujuan mengetahui pertambahan bobot badan sapi Peranakan Ongole (PO) jantan yang diberi pakan konsentrat komersial dengan suplementasi tepung gaplek. Dua belas ekor sapi Peranakan Ongole jantan dengan umur sekitar 2 tahun dan berat badan antara 198 sampai 318 kg dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan. Kelompok I sebagai kontrol, sapi diberi pakan sesuai yang diberikan di tingkat peternak, kelompok II sapi diberi pakan seperti pada kontrol ditambah konsentrat komersial 3 kg/ekor/hari, dan kelompok III sapi diberi pakan seperti pada kontrol ditambah konsentrat komersial 3 kg/ekor/hari dan tepung gaplek 500 g/ekor/hari. Penelitian dilakukan selama 14 minggu yang terdiri atas 2 minggu periode adaptasi dan 12 minggu periode perlakuan. Penimbangan ternak dilakukan setiap dua minggu sekali. Variabel yang diamati meliputi konsumsi bahan kering (BK), bahan organik (BO), protein kasar (PK), Total Digestible Nutrients (TDN), pertambahan bobot badan harian, dan Konversi Pakan. Hasil yang diperoleh diuji dengan menggunakan analisis variansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata antara kelompok I, kelompok II, dan kelompok III dalam hal konsumsi BK, BO, PK, TDN, pertambahan bobot badan harian (ADG), dan konversi pakan. Disimpulkan bahwa pertambahan bobot badan sapi Peranakan Ongole jantan yang diberi konsentrat dan atau tepung gaplek tidak berbeda nyata dibanding perlakuan kontrol, dari hasil penelitian diperoleh bahwa manajemen pakan yang dilakukan di tingkat peternak sudah baik dari segi kuantitas, tetapi secara kualitas masih belum mencukupi kebutuhan ternak. Kata kunci : Sapi Peranakan Ongole Jantan, Tepung Gaplek, Suplementasi, Pertambahan Bobot Badan
The on farm experiment was conducted to investigate the gainweight of male Ongole crossbred cattle fed commercial concentrate with cassava meal supplementation. Twelve male Ongole crossbred cattle age around 2 years old and inittial body weight of 198 up to 318 kg were divided randomly into 3 treatment groups. First group as a control, cattle was fed apprropriate with done in level smallholders, second group the control group supplemented with commercial concentrate 3 kg/head/day, and third group control group supplemented with commercial concentrate 3 kg/head/day and cassava meal of 500 g/head/head/day. The experiment was conducted for 14 weeks consist of adaptation period of 2 weeks and treatment period of 12 weeks. The weighing was conducted every 2 weeks. The data collected were dry matter consumtion (DM), organic matter (OM), crude protein (CP), total digestible nutrients (TDN), avarage daily gain (ADG), and feed conversion. The data were analyzed using variance analyzes. The results of the experiment showed no significantly different between group I, group II, and Group III in DM, OM, CP, TDN consumtion, ADG, and feed conversion. It was concluded that the gain weight of male Ongole crossbred cattle fed with commercial concentrate and or cassava meal supplementation were not significantly different compared with control group, based on experiment feed management was done in level smallholders had good enaugh from quantity factor but from the quality factor was unsufficient in cattle requirement. (Key words ° Male Ongole Crossbred cattle, cassava meal, commercial concentrate, supplementation, gain weight)
Kata Kunci : Sapi Peranakan Ongole Jantan, Tepung Gaplek, Suplementasi, Pertambahan Bobot Badan