PEMETAAN PERSEBARAN DAN KETERSEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) MENGGUNAKAN CITRA QUICKBIRD di KECAMATAN JETIS, KOTA YOGYAKARTA, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2018
MOHAMAD FACHRUDIN, Dr. Nur Mohammad Farda, S.Si., M.Cs
2019 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIPenelitian ini merupakan penelitian tentang Pemetaan Persebaran dan Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dengan menggunakan citra penginderaan jauh Quickbird tahun perekaman 2017 di Kecamatan Jetis. Tujuan dari penelitian ini adalah Memetakan persebaran ruang terbuka hijau di Kecamatan Jetis dan Menghitung luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Jetis dan kesesuaian dengan aturan Undang-Undang No.26 Tahun 2007 tentang penataan ruang wilayah perkotaan harus memiliki prosentase ruang terbuka hijau minimal 30 %. Dilihat dari meningkatnya jumlah penduduk di Kecamatan Jetis dapat menjadi faktor perubahan penggunaan lahan yang ada yang memungkinkan dapat menggeser keberadaan ruang terbuka hijau. Pengurangan ruang terbuka hijau (RTH) dapat berdampak terhadap kualitas lingkungan yang ada. Teknik yang digunakan dengan memanfaatkan metode survei dan analisis interpretasi visual dengan menggunakan Citra Quickbird tahun 2017 dan analisis ketersediaan ruang terbuka hijau sesuai Permen PU No. 05/PRT/M/2008. Pegambilan sampel lapangan yaitu menggunakan teknik stratified random sampling dengan pembagian pengambilan sampel sebanyak 165 sampel. Hasil pengujian dilapangan menunjukan nilai akurasi sebesar 80,2 %. Perhitungan berdasarkan luas pada objek ruang terbuka hijau menunjukan ketersediaan ruang terbuka hijau yaitu sebesar 33,088 hektar (Ha). Prosentase ruang terbuka hijau yaitu sebesar 19,46 % dengan prosentase ruang terbuka hijau privat 10,6 % dan publik sebanyak 8,86 %. Jika berdasarkan kepemilikan pola persebaran ruang terbuka hijau publik di Kecamatan Jetis cenderung mengelompok pada lokasi- lokasi strategis seperti di dekat jalan dan objek ruang terbuka hijau privat cenderung menyebar pada penggunaan lahan permukiman.
This research will explain about mapping of distribution and availability of open green space using high resolution image Quickbird year 2017 in Jetis. This research aims to mapping and counting the mobility and open green space in Jetis with adherence from Undang-Undang No.26 Tahun 2007 about the regulation of urban spatial planning that must have availability space minimum 30%. As seen from increasing population in Jetis could be an factor that allow field changing and replace the availability of green space. Diminution of availability of green space can affect to environment quality. This research used survey method, visual interpretation with high resolution Quickbird, and availability of green space that suitable with Permen No. 05/PRT/M/2008. The field samples on this research using stratified random sampling method with sample distribution by 165 samples. The result of this research show that the accuracy value 80,2% with a calculation of the open of green space according to it is wide 33,088 hectare (Ha). The percentage of open green space that is 19,46% with percentage of private open green space 10,6% and public 8,86%. From the open green space pattern in Jetis sub-district tend to grouping at strategic area such as highway and private open green space tend to spread around it is neighbourhood.
Kata Kunci : Ruang Terbuka Hijau, Ketersediaan, Pola Persebaran / Open Green Spaces, Availability, Distribution scheme